Kabut Asap, Hambat Aktivitas Nelayan Singkil
Kabut asap sudah beberapa hari muncul terus, di bilang mau hujan juga tidak. Ini sperti asap kebakaran, padahal daerah kita tidak ada kebakaran,"
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Amirullah
Laporan: Dede Rosadi l Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Kabut asap selimuti wilayah Aceh Singkil. Kondisi itu mengganggu jarak pandang terutama nelayan ketika mencari nafkah hidup di laut.
Sejauh ini warga tidak mengetahui asal asap. Sebab tidak terjadi kebakaran lahan yang lazim menjadi penyebab munculnya asap.
"Kabut asap sudah beberapa hari muncul terus, di bilang mau hujan juga tidak. Ini sperti asap kebakaran, padahal daerah kita tidak ada kebakaran," kata Saras warga Singkil, Kamis (3/9/2015).
Kabut asap menurut Kepala Bandara Syekh Hamzah Fansuri Kampung Baru, Singkil Utara, Edi Hartono, belum ada informasi mengganggu jadwal penerbangan Susi Air dari Medan dan sebaliknya. Sebab penerbangan baru dilakukan Jumat (3/9/2015).
"Belum ada informasi mengganggu penerbangan, sebab penerbangan baru dilakukan Jumat nanti," kata Edi.
Kecuali itu, tebalnya kabut asap mengganggu aktivitas nelayan mencari nafkah di laut. Pandangan nelayan terhalang di tengah cuaca kurang bersahabat berupa ombak dan angin kencang.
Berdasarkan pantauan kabut asap menyelimuti hampir semua wilayah Aceh Singkil. Dengan jarak pandang sekitar 600 meter.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/muara-krueng-cangkoi-di-padang_20150827_083612.jpg)