Pelayanan Kesehatan
Bupati Bireuen Diskusi Bersama Kepala Puskesmas, Ini Bahasannya
Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, Sabtu (9/5/2026), menggelar diskusi bersama seluruh kepala puskesmas di Kabupaten Bireuen yang berjumlah 20 orang.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, Sabtu (9/5/2026), menggelar diskusi bersama seluruh kepala puskesmas di Kabupaten Bireuen yang berjumlah 20 orang. Pertemuan coffee morning tersebut berlangsung di Gazebo Pendopo Bupati Bireuen.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua TP PKK Bireuen, Sadriah, SKM, MKM, serta Kepala Dinas Kesehatan Bireuen, dr. Irwan. Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai informasi terkait pelayanan kesehatan, kendala di lapangan, serta solusi yang dapat dilakukan.
Kadiskes Bireuen, dr. Irwan, kepada Serambinews.com usai pertemuan menyampaikan bahwa seluruh kepala puskesmas diundang dan hampir semuanya hadir. Hanya tiga kepala puskesmas yang diwakili karena berhalangan.
Baca juga: RSUDZA Banda Aceh Pastikan Ketersediaan Obat dan Ditanggung JKA
Dalam pertemuan semi formal tersebut, para kepala puskesmas menyampaikan sejumlah informasi terkait pelayanan kesehatan pasca kebijakan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA). Selain itu, turut dibahas kucuran bantuan Biaya Operasional Kesehatan (BOK).
Masalah lain yang disampaikan menyangkut sarana pendukung pelayanan kesehatan serta rencana kegiatan yang akan dilaksanakan masing-masing puskesmas.
Bupati Bireuen, kata dr. Irwan, mengharapkan pelayanan kesehatan di daerah tersebut semakin meningkat. Terkait Pergub Nomor 02 Tahun 2026 tentang JKA, Bupati meminta para kepala puskesmas dan jajarannya tetap memberikan pelayanan kepada warga yang berobat.
Apabila terdapat pasien dengan kepesertaan BPJS yang tidak aktif, masyarakat disarankan melapor ke BPJS agar dapat diaktifkan kembali.
“Terkait Pergub JKA, Bupati meminta para kepala puskesmas untuk dapat menyiasati dengan baik dalam memberikan pelayanan kesehatan, sehingga pasien yang datang tetap tertangani,” ujar dr. Irwan.
Setiap puskesmas juga dapat melaksanakan berbagai kegiatan pelayanan menggunakan dana BOK sesuai regulasi yang ditetapkan. Sementara itu, terhadap sarana dan prasarana pendukung di beberapa puskesmas yang belum memadai akan terus diupayakan pemenuhannya.
Kepala Puskesmas Jeumpa, Husaini, SKM, kepada Serambinews.com mengatakan bahwa pertemuan bersama Bupati Bireuen, Ketua TP PKK, dan Kadiskes memberikan banyak pencerahan, terutama dalam upaya meningkatkan pelayanan serta menyiasati penerapan Pergub tentang JKA.
“Para kepala puskesmas bersama jajarannya akan terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada warga yang berobat,” ujarnya. (*)
| RSUD-TP Abdya Maksimalkan Layanan Poli, Didukung Dokter Spesialis Siap Melayani |
|
|---|
| Tingkatkan Pelayanan Pasien, RSUD-TP Abdya Sosialisasi Tugas dan Fungsi MPP |
|
|---|
| FK Umuslim Bersama IDI Bireuen Layani Kesehatan dan Salurkan Bantuan untuk Pengungsi Banjir |
|
|---|
| Kemenkes Gelontorkan Rp1 Triliun Dana Kesehatan untuk Aceh Tahun 2026 |
|
|---|
| Ruang Rawat Inap Sedang Direnovasi, Direktur RSUD-TP Abdya Minta Keluarga Pasien Batasi Kunjungan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kesehatan-909okkl.jpg)