Mahasiswa Peringati 17 Tahun Tragedi Simpang KKA

"Kami juga menuntut agar Pemerintah Aceh segera mengimplementasikan isi Qanun KKR di Aceh,"

Mahasiswa Peringati 17 Tahun Tragedi Simpang KKA
SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD NASIR

Laporan Muhammad Nasir | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Belasan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang tergabung dalam serikat rakyat, Selasa (3/5) siang, sekitar pukul 11.20 WIB memperingati 17 tahun tragedi simpang KKA di Bundaran simpang lima, Banda Aceh.

Amatan Serambinews.com, sejumlah mahasiswa dengan berpakaian serba hitam menggelar orasi dan membentangkan spanduk menuntut keadilan bagi korban KKA di Bundaran Simpang Lima.

Peserta aksi juga menggelar teatrikal dengan tidur di aspal, yang menceritakan tentang pembantaian yang terjadi pada 3 Mei 1999 di Simpang KKA, kecamatan dewantara, aceh utara oleh sejumlah serdadu negara.

Serta membagikan brosur kepada pengguna jalan, yang bertuliskan tentang sejarah pelanggaran HAM di simpang KKA.

Peristiwa menyebabkan 39 warga sipil tewas, termasuk satu orang bocah 7 tahun.

Selain itu, 156 warga sipil mengalami luka tembak dan 10 orang dinyatakan hilang.

Dalam aksi itu, aktivis serikat rakyat menuntut agar pemerintah melakukan pengusutan secara tuntas terhadap kasus pelanggaran HAM di masa lalu, serta meminta para pelaku pelanggaran HAM agar diadili. 

"Kami juga menuntut agar Pemerintah Aceh segera mengimplementasikan isi Qanun KKR di Aceh," ujar koordinator aksi, Arif Fandi.

Aksi mahasiswa di Simpang Lima itu ditutup dengan doa bersama. Kerumunan mahasiswa itu sempat menarik perhatian para pengguna jalan yang melintasi kawasan itu.

Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved