Mengenal Sosok First Lady Pidie

SEDERHANA, ramah, dan bersahaja. Itulah kesan pertama yang didapat Serambi saat bertemu dengan perempuan bernama lengkap Syarifah (48)

Mengenal Sosok First Lady Pidie
Syarifah bin Ahmad, istri Abusyik Bupati Pidie terpilih

SEDERHANA, ramah, dan bersahaja. Itulah kesan pertama yang didapat Serambi saat bertemu dengan perempuan bernama lengkap Syarifah (48). Istri Bupati terpilih Roni Ahmad (Abusyik) ini ditemui Serambi di Sigli, Kamis (13/7).

Perempuan kelahiran Gampong Pantee Kulu, Titeu, Pidie, ini akan menjadi First Lady Pidie sejak Senin (17/7). Roni Ahmad dan Fadhlullah TM Daud akan dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati pada Senin lusa.

Walau dirundung kesibukan jelang hari pelantikan, namun ia tetap setia mendampingi Abusyik menerima sejumlah tamu, termasuk menjawab pertanyaan Serambi. “Panggil apa saja saya boleh. Ummi atau ibu,” ujar perempuan yang dinikahi Abusyik di Malaysia pada tahun 1995 ini.

Dia mengaku banyak suka-duka dalam mengarungi bahtera rumah tangga bersama Abusyik. Dukanya itu, kata Syarifah, sudah terlalu banyak. Dia bahkan nyaris tak mampu mengingatnya lagi. “Banyak dukanya, mulai saya berpindah-pindah tempat tinggal pada masa konflik. Bahkansaat itu saya ingat sedang hamil anak ketiga,” kenang ibu dari lima anak ini.

Membesarkan anak tanpa didampingi suami karena Abusyik harus sembunyi-sembunyi, tidak lah mudah. Namun, Syarifa telah menjalaninya dengan tegar hingga hari ini. “Saya selalu berdoa agar suami saya selamat dan saya diberi kesabaran membesarkan anak-anak saya. Saya terharu dengan apa yang saya dapatkan sekarang jika saya mengenang masa-masa sulit dulu,” tuturnya.

Dari perkawinan Syarifah dan Abusyik, mereka dikarunia lima orang anak yakni M Riza, Dara Safira. Kedua anaknya ini sedang kuliah di semester lima sebuah fakultas di Unsyiah. Berikutnya Nanda Maghfirah (Kelas II SMA), Khairunnisa (Kelas VI) dan Nur Akmalia (Kelas I SD).

Syarifah mengaku punya keinginan membantu perempuan memiliki keterampilan seperti membuat tikar pandan, pembuat kupiah riman, kupiah meukutop, dan lainnya. “Kita berupaya membantu agar usaha yang digeluti kaum perempuan berjalan,” katanya.

Meskipun telah melalui berbagai kesulitan hidup selama mendampingi suami tercinta, tidak tersirat sedikit pun gurat kesedihan di rawut wajah perempuan lulusan SMA Kota Bakti ini.

Saat ditanya apa hobi Abusyik, Syarifah menyebutnya memasak. “Tapi enak juga meskipun suka ditambah dengan bumbu lain,” katanya.

Menurut Syarifah, Abusyik tidak memiliki makanan spesial, semua masakan Abusyik suka. “Cuma, Abusyik paling suka rujak u groh (rujak yang dibuat dari tempurung kepala muda). Setiap kepingin Abusyik meracik sendiri makanan itu,” tuturnya. Kini Syarifah mengaku sangat bahagia karena Abusyik telah terpilih menjadi Bupati Pidie.

Siapa pula istri Fadhlullah TM Daud? Sang istri bernama Wikan Wistihartati (41), kelahiran Wonosobo, Jawa Tengah, 29 Januari 1976. Pernikahan mereka dikarunia dua anak, yakni Teuku M Farhan yang kini duduk kelas VI SD Sukma Bangsa Caleu dan Cut Kana Patria Bestarina, juga di SD Sukma Bangsa Caleu kelas V.

Sebelumnya mereka menetap di Jakarta. Kini pindah ke Aceh mendampingi sang suami. Kata Wikan, Fadhlullah penyuka makanan asam keueng. Wikan mengaku siap mendukung program pemberdayaan perempuan sebagaimana dituturkan Syarifah. “Saya siap mendukung, men-support semakimal mungkin,” tutup Wikan dengan santun.(aya)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help