SerambiIndonesia/

Danish Pamerkan Jok Bermotif Pinto Aceh di Ajang GIIAS 2017 di Tangerang

Motif Pinto Aceh selama ini sering menghiasi peci dan berbagai perhiasan laki-laki maupun perempuan Aceh, seperti cincin, bros, hingga liontin

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Perajin interior mobil asal Banda Aceh, Danish Car Interior, memamerkan jok  mobil bermotif Pinto Aceh pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017.

Pameran mobil bertaraf internasional ini berlangsung di gedung Indonesia Convention Exhibition (ICE) yang berlokasi di Bumi Serpong Damai, Pagedangan, Tangerang, Banten, Indonesia.

Sebuah video yang memerlihatkan jok mobil bermotif Pinto Aceh di ajang GIIAS 2017, diunggah oleh akun Afi Danish pada Jumat (11/8/2017) Pukul 17.02 WIB.

(Baca: Tolak Mobil Mewah, Abusyik Minta Minibus 16 Kursi, Ini Alasannya)

Dilansir Grid.ID, kehadiran Danish Car Interior yang mengusung jok bermotif Pinto Aceh ke ajang GIIAS 2017, merupakan buah kerja sama Asosiasi trimmer mobil Indonesia atau IATS dengan Accura, produsen bahan kulit sintetis.

Hasilnya, sebuah jok mobil yang menawan dengan hiasan Pinto Aceh pun hadir pada pameran berskala internasional itu.

Motif Pinto Aceh selama ini sering menghiasi peci dan berbagai perhiasan laki-laki maupun perempuan Aceh, seperti cincin, bros, hingga liontin dari perak  maupun emas.

(Baca: Duduk di Depan atau Belakang, Mana Lebih Berbahaya Saat Kecelakaan Mobil?)

Afi dan jok bermotif pinto aceh di ajang GIIAS 2017
Afi dan jok bermotif pinto aceh di ajang GIIAS 2017 (OTOMOTIFNET.COM)

Afi pun datang langsung ke ajang GIIAS 2017 untuk memperkenalkan desain lokal Aceh sebagai detail jok mobil. Ia memilih jok mobil BMW E46 sebagai modelnya.

"Bahannya pakai Accura Tatami dan Lizzio, pengerjaan 2-3 hari," kata Afi, CEO Danish Car Interior, seperti dilansir http://otomotif.grid.id.

Motif Hexagonal dijadikan unsur utama,  lantas polanya terinspirasi dari perhiasan Pinto.

"Kita ingin menunjukkan kreasi setiap anggota IATS punya kualitas yang baik," kata Oscar yang jadi perwakilan IATS.

Konsep ini juga menunjukkan kreativitas para pengrajin interior di Indonesia punya standar  kualitas yang bisa dibanggakan.

"Asosiasi ini juga dibangun lewat edukasi dan workshop, sehingga industri kreatif ini diharapkan semakin berkembang," terang Oscar lagi.

Penulis: Zainal Arifin M Nur
Editor: Zaenal
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help