SerambiIndonesia/

Dilaporkan Hilang di Instagram Polsek Ulee Kareng, Balita ini Akhirnya Ketemu Orang Tua

Karena belum begitu jelas bicara, sehingga Yusfijar, membawa anak ke warga setempat dengan tujuan mencari tahu siapa orang tuanya.

Dilaporkan Hilang di Instagram Polsek Ulee Kareng, Balita ini Akhirnya Ketemu Orang Tua
DOK.POLSEK ULEE KAREENG
Polsek Ulee Kareng, melalui akun media sosial intagram Polsek Ulee Kareng, memasang foto seorang anak perempuan berusia 3 tahun kehilangan orang tuanya. 

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Polsek Ulee Kareng, melalui akun media sosial intagram Polsek Ulee Kareng, memasang foto seorang anak perempuan berusia 3 tahun kehilangan orang tuanya.

Balita tersebut ditemukan oleh Yusfijar (40) warga Pango Raya, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh, sedang menangis di depan pagar Kantor PU kawasan Pango Raya, Sabtu (12/8/2017) sekitar pukul 09.00 WIB.

Belakangan anak itu diketahui tertinggal saat asyik bermain dengan abangnya, Rifat (5) dari desa asal mereka di Gampong Ilie, bermain-main di Gampong Pango yang terpaut sekitar 1 kilometer.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol T Saladin SH didampingi Kapolsek Ulee Kareng, AKP Mawardi SE MM, kepada Serambinews.com, mengatakan pada saat ditemukan Yusfijar sempat menanyakan dimana orang tua dan tempat tinggalnya.

Karena belum begitu jelas bicara, sehingga Yusfijar, membawa anak ke warga setempat dengan tujuan mencari tahu siapa orang tuanya.

Tapi, karena tak ada seorang pun yang kenal anak perempuan itu, sekitar pukul 11.15 WIB, Yusfijar akhirnya membawanya ke Polsek Ulee Kareng.

“Begitu kami dapat kabar itu seluruh petugas Bhabinkamtibmas yang bertugas di Kecamatan Ulee Kareng untuk menginformasikan ke perangkat gampong dan warga desa. Alhamdulillah berkat kerja sama semua pihak, akhirnya keluarga anak ini tahu kalau balita mereka yang ditemukan di Pango dibawa ke Polsek Ulee Kareng,” ungkap Mawardi.

Sebelum diserahkan kepada orang tuanya sekitar pukul 14.22 WIB, mantan Kasat Lantas Polres Pidie ini menjelaskan sekitar pukul 12.00 WIB ibunya Nurul Huda (30) warga Gampong Ilie pulang ke rumah.

Ibunya itu baru pulang dari rumah saudaranya yang meninggal di Saree, Aceh Besar. Begitu tiba di rumah, ibunya itu hanya bertemu anak laki-lakinya Rifat (5 tahun) yang sebelumnya bermain dengan adik perempuannya itu.

Sambil bertanya adiknya dimana, sambung Mawardi, anak laki-lakinya itu dengan polosnya, menjawab tidak tahu.

Mulai dari situlah kepanikan muncul, apalagi saat ibunya Nurul Huda tidak menemukan anak perempuannya di sekililing rumah dan di Gampong Ilie.

“Tapi, berkat informasi yang telah disebarkan oleh petugas Bhabinkamtibmas Polsek Ulee Kareng , melalui perangkat gampong dan warga akhirnya diketahui anaknya itu dibawa ke polsek,” sebut Mawardi.

Nama balita itu, lanjut Mawardi, bernama Riska Faradilla (3) dan saat ibunya datang ke Mapolsek orang tuanya itu ikut ditemani Keuchik Gampong Ilie, Nasrullah dan Yusfijar, yang menemukan korban.

“Kami menaruh harapan kepada seluruh warga, untuk tidak meninggalkan anak-anaknya, apalagi menitipkan kepada abang yang terpaut sama seusianya seperti kasus ini, ” pungkas Mawardi. (*)

Penulis: Misran Asri
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help