SerambiIndonesia/

Wabup Abdya Muslizar Tinjau Pasar, Cobain Rukok Oen Lalu Borong Ubi Rp 100 Ribu

Wabup mencoba menikmati tembakau daun pucuk nipah (rukok oen) yang dijual pedagang di salah satu sudut gang pasar.

Wabup Abdya Muslizar Tinjau Pasar, Cobain Rukok Oen Lalu Borong Ubi Rp 100 Ribu
SERAMBINEWS.COM/ZAINUN YUSUF
Wabup Abdya Muslizar memborong ubi yang dijual seorang pedagang di Pasar Blangpidie di Desa Meudang Ara, Senin (21/8/2017). 

Laporan Zainun Yusuf | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Wabup Abdya) Muslizar MT, meninjau pasar Blangpidie di Desa Meudang Ara dan Desa Pasar, Senin (21/8/2017).

Muslizar didampingi Kadis Perkim dan Lingkungan Hidup Azhar Anis, Plt Kadis Koperasi, UKM dan Perindag H Nazli, Kasat Pol PP dan WH Riad, Kadis Perhubungan Ikhsan, Camat Blangpidie Zulbaili Latief dan Keuchik Meudang Ara M Najib.

Wabup meninjau suasana di Jalan H Ilyas yang dikenal sangat semrawut arus lalu lintas, termasuk hiruk pikuk pedagangan ternak ayam di Jalan Pramuka.

Lalu ia juga meninjau kesibukan pedang sayur-sayuran yang menggelar lapak di atas badan Jalan Cut Muetia dan Jalan Teuku Ben, serta meninjau lapak pasar ikan.

(Baca: Diberhentikan dan Kembali Menjadi Petani, Ini Penghasilan Mantan Ketua KIP Abdya)

Muslizar juga menyalami sejumlah pedagang sayur, ikan, ayam, dan warung kopi yang ia temui. Malah, Wabup mencoba menikmati tembakau daun pucuk nipah (rukok oen) yang dijual pedagang di salah satu sudut gang pasar.

Ketika berada di Jalan Teuku Ben, Wabup Muslizar MT mendekati salah seorang warga miskin yang menjual ubi atau singkong yang duduk termenung.

"Ka dari beugoh, hana lagoet-lagoet (dari pagi tadi tidak laku-laku)," kata penjual ubi itu yang belakangan dikenali Bang Din (37), warga Desa Lhueng Tarok, Blangpidie.

(Baca: 1 Rumah di Pango Terbakar, Begini Nasib 20 Mayam Emas dan 70 Karung Raskin)

Bang Din dengan pakaian lusuh menjual ubi yang sudah ditumpuk-tumpuk seharga Rp 10.000 per tumpuk. Akhirnya, ubi sebanyak tiga tumpuk itu diborong Wabup Muslizar MT seharga Rp 100.000.

Ketika Wabup Muslizar MT memberikan pecahan uang seratus ribu, Bang Din tampak bingung dan tangannya terlihat gemetaran. Ia tidak menyangka tiga tumpuk singkong itu laku dijual seratus ribu.

(Baca: Ketua DPD IMM Aceh Yakin di Bawah Akmal Abdya akan Lebih Baik)

Wabup Muslizar MT, memang tidak mengambil ubi yang sudah dibeli, melainkan meminta bantuan Bang Din untuk membagikan kepada siapa yang butuh di lokasi.

Hanya hitungan menit ubi itu pun habis. Bang Din, lalu gulung lapak kemudian cengar-cengir meninggalkan lokasi pulang ke Desa Lhueng Tarok. Barang kali hatinya berkata "mimpa apa saya semalam".(*)

Penulis: Zainun Yusuf
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help