SerambiIndonesia/

Khamenei: Aung San Suu Kyi Wanita Kejam yang Menyetujui Penyiksaan Terhadap Rohingya

Khamenei menyerukan agar negara-negara Islam mengambil tindakan keras terhadap Myanmar melalui sanksi ekonomi, politik, dan perdagangan.

Khamenei:  Aung San Suu Kyi Wanita Kejam yang Menyetujui Penyiksaan Terhadap Rohingya
AFP
Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Ayatollah Ali Khamenei. 

SERAMBINEWS.COM, TEHERAN - Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Ayatollah Ali Khamenei, melontarkan kritik pedas terhadap pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi.

Berbicara untuk pertama kalinya mengenai krisis Rohingya, Khamenei, seperti dikutip Teheran Times (12/9/2017) mengecam Suu Kyi sebagai wanita kejam yang menyetujui penyiksaan terhadap Rohingya.

Khamenei menyerukan agar negara-negara Islam mengambil tindakan keras terhadap Myanmar melalui sanksi ekonomi, politik, dan perdagangan.

Pemimpin berusia 78 tahun itu juga mengatakan agar masyarakat dunia tidak langsung begitu saja menyederhanakan konflik di negara bagian Rakhine sebagai konflik sektarian antara umat Buddha dengan umat Muslim.

Menurutnya, konflik yang telah menelan ribuan korban jiwa itu sejatinya konflik politik yang dibumbui oleh ketegangan antarumat beragama.

Khamenei yang memiliki reputasi kontroversial dengan gaya pemerintahannya yang otoriter itu juga mengkritik Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres.

Menurut Khamenei, Gutteres hanya bisa mengecam dengan kata-kata tanpa tindakan langsung di lapangan.

Sangatlah mengejutkan PBB yang terkenal vokal akan masalah HAM memilih diam tanpa berbuat banyak, demikian menurut Pemimpin Tertinggi Iran itu.

Terakhir Khamenei meminta Organisasi Kerjasama Islam (OKI) untuk segera menggelar konferensi membahas isu darurat Rohingya ini.(*)

Berita ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul: Ayatollah Ali Khamenei: Suu Kyi Wanita yang Kejam

Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help