Persiraja Bertahan di Liga 2
Persiraja sukses bertahan di kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2017. Kepastian besutan Anwar itu diperoleh
BANDA ACEH- Persiraja sukses bertahan di kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2017. Kepastian besutan Anwar itu diperoleh dalam pertarungan terakhir di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, setelah menang atas Celebest FC Palu 2-1.
Sejenak wasit asal Pati, Jawa Tengah, Sunarto mengakhiri duel, maka pemain Lantak Laju langsung sujud syukur di lapangan. Kemudian dari bench bangku cadangan, Presiden Klub H Nazaruddin dan pelatih Anwar menyambut Muhammad Fani Aulia. “Terima kasih banyak atas perjuangan melelahkan ini,” ungkap Dek Gam--sapaan akrab Nazaruddin--.
Kecuali itu, Wali Kota Banda Aceh, H Aminullah turut hadir ke Solo guna memberikan dukungan penuh bagi Ferry Komul, Rafsanjani, Faumi Syahreza, Rahmanuddin, Lutfhi Fauzi Hamdan, dan Vivi Asrizal. Para pahlawan Lantak Laju larut dalam kegembiraan setelah sukses menang di duel terakhir babak play-off Liga 2.
Menyusul hasil ini, Persiraja menjadi klub kedua yang memastikan diri bertahan di kompetisi kasta kedua. Karena, sehari sebelumnya, PSIM Jogyakarta lebih dulu lolos setelah menang telak atas PSBK Blitar, Jawa Timur, 3-0. Meski masih menyisakan satu pertandingan lain dengan PSCS Cilacap, besok sore, laju Laskar Mataram tak bisa tertahan lagi.
Dengan kemenangan itu, Persiraja sukses berada di puncak Grup E. Irsyad Habibi, M Hidayat, Ponda Dwi Saputra, Yosua Pabahol, dan Zulfadli berhasil mengantongi nilai tujuh. Ya, Lantak Laju mampu menang atas Persika Kerawang 2-0, Celebest 2-1, dan ditahan seri Persepam Madura Utama (MU) Pamekasan, Jawa Timur, 1-1.
Peringkat kedua menjadi milik Persika Kerawang setelah di partai terakhir menghajar Persepam dengan skor telak 5-1. Kini, pasukan Suimin Diharja memiliki peluang tampil sebagai runner-up terbaik. Namun, mereka harus menanti pertandingan terakhir di Grup F serta G, sore nanti. Sementara Celebest harus duduk manis di juru kunci tanpa nilai. Duel Persika-Persepam digelar dalam waktu bersamaan di Stadion Sriwedari.
Jujur saja, pahlawan bagi kemenangan Lantak Laju pantas diberikan kepada Farizal Dillah. Striker jangkung tersebut sukses memborong dua gol ke gawang Celebest FC. Dari tiga partai play-off, Farizal mampu mencetak tiga gol. Sehingga, untuk kompetisi musim ini, dia berhasil melesatkan tujuh gol.
Bagi Lantak Laju, kemenangan menjadi harga mati untuk lolos. Tapi, agresifitas serangan Persiraja mengendur. Pasalnya, dalam tarung penting itu, mereka kehilangan Agus Suhendar. Absenynya bek kiri asal Kota Fajar, Aceh Selatan, itu akibat akumulasi kartu kuning. Kartu terakhir diterima pemain serba bisa ini ketika melawan tim Persika.
Persiraja membuka peluang saat duel bergulir lima menit. Gol ini berkat umpan lambung Vivi Asrizal yang diakhiri tandukan Farizal tanpa diselamatkan Ramadhan, kiper Celebest. Gol kedua Persiraja kembali lahir dari tandukan Farizal Dillah memanfaatkan umpan di sisi kiri dari Muhammad Fani Aulia. Gol kedua terjadi pada menit ke-53.
Celebest yang dilatih pelatih kawakan asal Padang, Jaffry Sastra mampu memperkecil kekalahan dari sontekan Martinus Novinato pada menit 62. Meski sudah mengontrak pelatih sarat pengalaman dengan lisensi A AFC itu, Jaffry Sastra tetap tidak mampu menyelamatkan Tanduk Anoa--julukan Celebest. Dari tiga partai, Celebest selalu kalah dan duduk di juru kunci.
Persiraja memiliki peluang menambah gol dari eksekusi tendangan bebas Ferry Komul, serta hentakan keras Vivi Asrizal pada menit akhir yang menghantam mistar gawang Celebest. Hingga pertarungan berakhir, kuarter WASA (Anwar-Wahyu AW-Sisgiradi--Akhyar Ilays) menang 2-1.
Wali Kota Banda Aceh, H Aminullah Usman menyambut gembira hasil positif Persiraja di babak play-off Liga 2 Indonesia. “Kita ini sangat bangga dengan perjuangan pemain. Mereka berhasil menjaga marwah Aceh. Karena, selam ini, tim Persiraja adalah kebanggaan Tanah Rencong,” tegasnya.
Menurutnya, perjuangan dalam mempertahankan diri di Liga 2 ini sangat melelahkan. Namun, Vivi Asrizal dkk sukses mampu tampil habis-habisan tanpa kenal lelah. Karena itu ia sangat apresiasi dengan permainan pemain dalam menjaga eksitensi Persiraja dalam blantika sepakbola nasional.
Pelatih Persiraja, Anwar mengucapkan terima kasih kepada Presiden Klub, H Nazaruddin, Wali Kota, pemain, manajemen serta masyarakat Aceh dalam mendukung mereka selama ini. “Terima kasih pada rakyat Aceh yang sudah mendukung Lantak Laju tanpa kenal lelah,” ungkap pelatih yang sukses membawa promosi Persiraja dan PSAP Sigli ke divisi utama.
Anwar menilai, keberhasilan tersebut tak lepas dari kerja keras pemain, tim pelatih, dan oficial. Karena, selama ini, semua dari elemen tim terus bekerja keras demi tetap bertahannya Lantak Laju di Liga 2 untuk musim ini. Sehingga, ke depan, Persiraja akan tetap berada di level nasional dengan format kompetisi lebih ketat lagi. (ran)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pemain-persiraja-meluapkan-kegembiraan-setelah-memastikan_20171017_095016.jpg)