SerambiIndonesia/

Kenal Bukuem? Di Jepang Jadi Makanan Mahal dan Hanya Ada di Restoran Eksklusif

Tapi tahukah Anda? Di beberapa negara, seperti Jepang misalnya, bukuem dapat diolah menjadi makanan yang sangat lezat.

Kenal Bukuem? Di Jepang Jadi Makanan Mahal dan Hanya Ada di Restoran Eksklusif
Youtube RTR Japan
Bukuem alias ikan buntal 

SERAMBINEWS.COM – Ikan buntal (puffer fish) atau di Aceh sering disebut bukuem, dipercayai sebagai vertebrata paling beracun kedua di dunia setelah katak racun emas.

Tubuhnya bisa mengembung seperti balon dan mengeluarkan duri tajam untuk membentengi dirinya dari serangan mangsa.

Memiliki panjang 8-14 inci, biasanya ikan jenis ini bersembunyi di karang-karang tepi laut pada siang hari dan mencari mangsa di malam hari.

Karena sifatnya yang bisa mengembung, masyarakat Aceh kerap menggunakan istilah “bukuem” untuk menggambarkan orang yang membangga-banggakan diri saat disinggung oleh orang lain.

Maka istilah “lagee bukuem” pun kerap terdengar saat warga bercerita tentang orang-orang seperti itu.

(Baca: Siapa Sangka Babi Hutan Ada di Tengah Kota Singapura, Pria Ini Cedera Diserang Binatang Bermoncong)

Fakta sebenarnya adalah, bukuem merupakan salah satu ikan beracun paling mematikan di dunia.

Kasus kematian akibat mengonsumsi bukuem ini pernah menggemparkan Aceh pada akhir tahun 2012 lalu.

Dua kakak beradik, Jumiati (15) dan Iskandar (13) warga Pasi Alue Kuta, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia akibat keracunan setelah menyantap ikan buntal goreng.

Dikutip dari Kompas.com, sejak itu, warga Alue Kuta pun ketakutan dan tidak lagi mengonsumsi ikan yang kerap terjaring pukat nelayan.

Halaman
123
Penulis: Zainal Arifin M Nur
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help