SerambiIndonesia/

Tempat Penukaran Bitcoin di Korea Selatan Bangkrut Karena Diretas

Namun, pihak Youbit tidak menjelaskan secara rinci mengenai kerugian akibat peretasan kali ini maupun kronologi kejadiannya.

Tempat Penukaran Bitcoin di Korea Selatan Bangkrut Karena Diretas
hackronomicon.com
Ilustrasi pencurian data di Internet 

SERAMBINEWS.COM - Sebuah tempat penukaran bitcoin alias bitcoin exchange bernama Youbit menyatakan bangkrut. Sebelumnya, Youbit diretas dan pencuri siber menggondol hampir seperlima aset milik klien-klien pada awal pekan ini.

Mengutip CNN Money, Kamis (21/12/2017), ini adalah kedua kalinya Youbit diretas. Youbit melayani jual dan beli tak hanya bitcoin, namun juga beragam mata uang virtual lainnya.

Baca: Kisah Pria yang Tak Sengaja Membuang Koleksi Bitcoin Bernilai Triliun Rupiah, Begini Nasibnya!

Pada April 2017 lalu, peretas menggondol mata uang digital senilai 37 miliar won atau setara 35 juta dollar AS, sekitar Rp 472,5 miliar yang ada di Youbit.

Namun, pihak Youbit tidak menjelaskan secara rinci mengenai kerugian akibat peretasan kali ini maupun kronologi kejadiannya.

Baca: Sebuah Perusahaan di Jepang Mulai Membayar Gaji Karyawannya dengan Bitcoin

Lembaga Internet dan Keamanan Korea Selatan menyatakan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk menginvestigasi peretasan yang dialami Youbit. Namun, belum terungkap siapa dalang peretasan tersebut.

Youbit menyatakan, pengguna yang terdampak dapat memperoleh kembali 75 persen nilai mata uang virtual mereka yang ditempatkan di akun milik Youbit. Sisanya akan dikembalikan setelah keputusan pailit terbit.

Peretasan yang dialami Youbit bukan satu-satunya. Sebelumnya, peretas mencuri bitcoin dengan nilai lebih dari 750 juta dollar AS dari platform jual beli bitcoin Nicehash.

Tahun lalu, tempat penukaran bitcoin Bitfinex menutup operasinya setelah peretas mencuri bitcoin dengan nilai lebih dari 60 juta dollar AS.

Menurut Tim Wellsmore, direktur ancaman intelijen di perusahaan keamanan siber FireEye menyebut, pusat penukaran bitcoin lambat dalam merespon ancaman yang ditebar peretas.

"Sejalan dengan harga bitcoin dan beberapa mata uang virtual lainnya terus teraprezisi, maka minat untuk (meretas dan) mencuci juga," ujar Wellsmore.

Kecurigaan diretasnya Youbit menyasar pada dugaan ini dilakukan oleh Korea Utara. Namun, pihak Korea Utara pun sebelumnya menyatakan tidak terlibat dalam serangan siber internasional.

Artikel ini telah ditayangkan pada kompas.com dengan judul : Diretas, Tempat Penukaran Bitcoin di Korea Selatan Bangkrut

Editor: Fatimah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help