SerambiIndonesia/

70 KK Warga Transmigrasi di Pedalaman Nagan Raya belum Nikmati Listrik

"Masyarakat di perumahan transmigrasi Ujong Lamie sudah sangat mengeluh, karena harus hidup tanpa ada aliran listrik,"

70 KK Warga Transmigrasi di Pedalaman Nagan Raya belum Nikmati Listrik
Ilustrasi 

Laporan Dedi Iskandar | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Ratusan warga meliputi 70 kepala keluarga (KK) yang selama ini menempati perumahan transmigrasi di kawasan Ujong Lamie, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya sejak tiga tahun terakhir dikabarkan terpaksa hidup tanpa aliran listrik.

Akibatnya, masyarakat yang tinggal di wilayah pedalaman tersebut terpaksa hidup seadanya, serta sebagian harus menggunakan genset jika membutuhkan sarana penerangan listrik.

(Baca: Rumah Nelayan di Tamiang belum Berlistrik)

"Masyarakat di perumahan transmigrasi Ujong Lamie sudah sangat mengeluh, karena harus hidup tanpa ada aliran listrik," kata Sukardi, Keuchik Gampong Ujong Lamie, Darul Makmur, Nagan Raya kepada Serambinews.com, Rabu (3/1/2017) siang.

Ia menerangkan, selama ini apabila ada masyarakat yang membutuhkan sarana cahaya lampu, maka terpaksa menggunakan mesin genset sendiri atau peralatan penerangan apa adanya.

Lampu-lampu tersebut, kata Sukardi, dipadamkan warga ketika akan tidur di malam hari. (*)

Penulis: Dedi Iskandar
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help