SerambiIndonesia/

Kunjungan Wisatawan Lokal ke Taj Mahal Mulai Dibatasi, Ini Sebabnya

Pembatasan jumlah pengunjung di komplek Taj Mahal dilakukan, pasca terjadi kecelakaan lima orang pengunjung

Kunjungan Wisatawan Lokal ke Taj Mahal Mulai Dibatasi, Ini Sebabnya
Fotolia/AP
Taj Mahal, India. (Fotolia/AP) 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Bangunan pelindung makam paling terkenal di dunia, Taj Mahal mulai memberlakukan pembatasan jumlah pengunjung.

Archeological Survey of India, lembaga yang mengatur operasional Taj Mahal mengumumkan hanya 40.000 wisatawan lokal India yang boleh berkunjung ke kompleks Taj Mahal per hari.

Peraturan tersebut tidak berlaku bagi wisatawan asing.

"Kami harus menjaga keamanan monumen dan juga pengunjung. Jumlah pengunjung yang terlalu banyak menjadi tantangan terbesar bagi kami," tulis pernyataan resmi Archeological Survey of India sesuai dikutip dari AFP, Rabu (3/1/2018).

(Baca: Mengapa Jennifer Dunn Masih Mendekam di Ruangan Khusus dan Belum Ditahan di Rutan?)

(Baca: 12 Kasus Pelecehan Seksual Terjadi di KRL Selama Tahun 2017, Salah Satunya Dilakukan Seorang Kakek)

Pembatasan jumlah pengunjung di komplek Taj Mahal dilakukan, pasca terjadi kecelakaan lima orang pengunjung pada Kamis (28/12/2017).

Kecelakaan terjadi lantaran pengunjung berebut masuk di pintu gerbang Taj Mahal bagian Timur, padahal jam operasional sudah hampir habis.

Taj Mahal merupakan salah satu situs yang paling banyak dikunjungi se-India.

Bangunan pelindung makam (mausoleum) ini dibangun oleh Kaisar Mughal Shah Jahan untuk istrinya Mumtaz Mahal yang meninggalkan saat melahirkan anaknya.

Halaman
12
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help