Pemkab dan BNNK Pidie Turun ke Jalan Sosialisasikan Pencegahan Peredaran Narkoba

Perlu kerja ekstra pemerintah dan BNNK serta pihak lain termasuk ulama, agar untuk memberikan edukasi kepada masyarakat lewat mimbar khutbah.

Pemkab dan BNNK Pidie Turun ke Jalan Sosialisasikan Pencegahan Peredaran Narkoba
SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL
Wakil Bupati Pidie, Fadlullah TM Daud bersama ketua BNNK Pidie, AKBP Werdha Susetyo menempel stiker 'Stop Narkoba' pad salah satu mobil yang melintas di jalan nasional Banda Aceh-Medan pada acara sosialisasi anti-narkoba di Beureunuen, Kecamatan Mutiara, Pidie, Sabtu (20/1/2018). 

Laporan Idris Ismail I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK) Pidie, Sabtu (20/1/2018) melakukan sosialisasi penyalahgunaan narkoba ke Terminal Beureunuen, Kecamatan Mutiara.

Program sosialisasi ini juga turut melibatkan dinas sosial dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) serta lembaga Ikatan Anti Narkoba (IKAN).

Pihak yan terlibat silih berganti menyampaikan sosialisasi lewat pengeras suara dari mobil BNNK dan Kominfo.

Petugas yang terlibat juga membagikan dan menempelkan stiker 'Stop Narkoba' pada kendaraan roda dua dan roda empat yang sedang melintas di jalan nasional Banda Aceh-Medan.

Stiker juga dibagikan pada masyarakat yang sedang berbelanja di 'Uroe Peukan' atau 'Uroe Gantoe' (hari pekan) di Beureuuen. Tak hanya itu, bagi warga yang bersedia melakukan tes urine, pihak BNNK juga melanyaninya.

(Baca: Terlibat Narkoba, Ketua KNPI Nagan Dipecat)

(Baca: BNN Kembali Tangkap Pengedar Sabu-Sabu di Aceh Timur, 30 Kg Sabu-sabu Disita)

(Baca: Tujuh Pria Diamankan Saat Pesta Sabu di Rumah Mewah)

"Dengan program sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat umum terutama pengguna jalan raya serta masyarakat dalam pusat pasar terhadap dampak penyalahgunaan narkoba," kata Wakil Bupati Pidie, Fadhlullah TM Daud ST kepada Serambinews.com, di sela-sela acara itu.

Patut diketahui, penyalahgunaan narkoba di Pidie masuk dalam katagori darurat sehingga membutuhkan kerja ekstra pemerintah dan BNNK serta pihak lain termasuk ulama, agar untuk memberikan edukasi kepada masyarakat lewat mimbar khutbah jumat dan mimbar-mimbar ceramah lainnya.

Kepala BNNK Pidie, AKBP Werdha Susetyo mengatakan, selama 2017 pihaknya melakukan 500 kali kegiatan pencegahan peredaran narkoba.

"Hal ini dikarenakan peredaran narkoba di Pidie telah rentan mempengaruhi semua kalangan usia sehingga dengan upaya sosialisasi ini memberikan edukasi yang melekat kepada masyarakat agar menjauhi Narkoba," sebutnya.(*)

Penulis: Idris Ismail
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help