Soal Pramugari Berjilbab, Ternyata Pemerintah Aceh Lebih Dulu Keluarkan Surat

Antara surat imbauan Gubernur Aceh dan Bupati Aceh Besar, kata Munawar, subtansinya sama

Soal Pramugari Berjilbab, Ternyata Pemerintah Aceh Lebih Dulu Keluarkan Surat
FACEBOOK.COM
Pramugari berjilbab 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pemerintah Aceh ternyata sudah lebih dulu mengeluarkan surat imbauan untuk pramugari maskapai yang mendarat di Aceh, agar mengenakan jilbab.

Surat imbauan itu dikeluarkan tertanggal 7 Desember 2017.

Baca: Bupati Aceh Besar Surati Maskapai, Pramugari yang Mendarat di Blangbintang Wajib Berjilbab

Surat Gubernur Aceh soal pemakaian jilbab bagi pramugari
Surat Gubernur Aceh soal pemakaian jilbab bagi pramugari ()

Itu artinya, imbauan Pemerintah Aceh lebih dulu diterbitkan, ketimbang surat imbauan Pemerintah Aceh Besar, tertanggal 18 Januari 2018.

Sebagaimana diberitakan dalam dua hari terakhir, Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali meminta pramugari semua maskapai yang melayani rute ke Bandara SIM Blangbintang, Aceh Besar untuk mengenakan pakaian muslimah atau mengenakan jilbab.

Baca: Ini Alasan Bupati Aceh Besar Minta Pramugari Wajib Berjilbab

Surat itu ditujukan kepada delapan pimpinan maskapai, yaitu untuk GM Garuda Indonesia, Lion Air, Batik Air, Citilink, Sriwijaya Air, Wings Air, AirAsia, dan Firefly.

Informasi tentang Pemerintah Aceh sudah duluan mengeluarkan surat imbauan, diketahui Serambinews.com dari Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh, Dr Munawar A Jalil, Selasa (30/1/2018) malam.

Baca: Ini Tanggapan Maskapai Penerbangan Terhadap Surat Bupati Aceh Besar Soal Jilbab Pramugari

Halaman
12
Penulis: Subur Dani
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved