Rekam Video Saat Siksa Balita Berusia 18 Tahun, Pria Ini Dihukum 17 Tahun Penjara

Deividas Subacius secara sengaja memukul seorang gadis balita berusia 18 bulan dan merekamnya.

Rekam Video Saat Siksa Balita Berusia 18 Tahun, Pria Ini Dihukum 17 Tahun Penjara
lifestyle-indonesia.com
Ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM - Seorang pria dijatuhi hukuman penjara 17 tahun oleh pengadilan tinggi Cambridge pada Jumat (9/2/2018) atas tuduhan melakukan kekerasan yang menyebabkan luka fisik dan pemerasan.

Deividas Subacius secara sengaja memukul seorang gadis balita berusia 18 bulan dan merekamnya.

Pria 29 tahun itu kemudian menggunakan rekaman tersebut untuk memeras kakek dan nenek korban.

Baca: TKI Asal Medan Diduga Disiksa di Pulau Pinang, Sehari Sebelum Meninggal Tidur di Luar Bersama Anjing

Subacius mengirim rekaman ancaman itu disertai pesan teks yang berisi tuntutan uang sebesar 130 poundsterling (sekitar Rp 2,4 juta) dan mengancam akan terus menyiksa gadis tersebut jika tuntutannya tidak dipenuhi.

Namun alih-alih memberikan sejumlah uang yang diminta, pasangan kakek nenek tersebut melaporkan pemerasan tersebut kepada polisi.

Subacius kemudian ditahan beserta barang bukti ponsel yang memuat rekaman video pemerasan dan pesan ancaman yang dikirimkan. Pria itu telah mengakui perbuatannya pada Maret 2017 lalu.

Baca: Duh! Kejamnya Manusia, Tega Tembakkan 130 Peluru ke Tubuh Orangutan, Nasibnya pun Berakhir Tragis

Sementara gadis 18 bulan yang menjadi korban mengalami luka memar dan pembengkakan pada mata bagian kanan.

Detektif Polisi Clemie Yaxley dari Kepolisian Cambridgeshire mengatakan, kasus tersebut sebagai kasus penganiayaan kepada anakyang terburuk yang pernah ditanganinya.

Baca: Manusia Ular Begitu Para Tetangga Menjuluki Pria Ini, Ternyata Begini Kehidupannya

"Ini adalah kasus penganiayaan terburuk yang pernah saya tangani. Seandainya bukan karena kakek neneknya yang bertindak dengan benar, hasilnya bisa menjadi berbeda."

"Saya senang mengatakan gadis balita yang menjadi korban kini telah dirawat dengan baik dan luka akibat penyiksaan itu sudah pulih," ujarnya dikutip dari Sky News.(*)

Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help