Bank Aceh-Satker Penyediaan Perumahan Jalin Kerja Sama

PT Bank Aceh Syariah dan Satuan Kerja Satuan Non Vertikal Tertentu (Satker SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi

Bank Aceh-Satker Penyediaan Perumahan Jalin Kerja Sama
PLT Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Rusydi M Adam dan PPK Rumah Swadaya, Muhammad Taufik ST MSc menandatangani perjanjian kerjasama yang disaksikan oleh Direktur Dana dan Jasa Bank Aceh Syariah, Hizir Sulaiman, dan Kepala SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Aceh, Lilik Lastantyo di Kyriad Muraya Hotel, Senin (19/2). 

BANDA ACEH - PT Bank Aceh Syariah dan Satuan Kerja Satuan Non Vertikal Tertentu (Satker SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Aceh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan melakukan kerja sama dalam bidang penyaluran dana bantuan kepada masyarakat.

Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan naskah kerja sama oleh Plt Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Rusydi M Adam dan PPK Rumah Swadaya, Muhammad Taufik ST MSc, di Kyriad Muraya Hotel, Banda Aceh, Senin (19/2). Turut hadir

Direktur Dana dan Jasa Bank Aceh Syariah, Hizir Sulaiman, dan Kepala SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Aceh, Lilik Lastantyo, PPK Rumah Swadaya, Muhammad Taufik kepada Serambi menyampaikan, melalui program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) akan ada bantuan dana rehab untuk 3.500 rumah di 14 kabupaten/kota di Aceh. Bantuan dana rehab itu diberikan untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat dari tak layak menjadi layak huni.

“Per rumah mendapat bantuan Rp 15 juta. Dana tersebut sudah termasuk biaya bahan material dan ongkos tukang,” sebutnya. Ditambahkan, rumah yang mendapat bantuan itu antara lain kondisinya rusak berat, atap bocor, dinding renyot, atau kayunya sudah lapuk.

Kepala SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Aceh, Lilik Lastantyo menambahkan semua kabupaten/kota di Aceh mengusulkan untuk penerima bantuan ini, namun pusat yang menentukan berdasarkan kouta yang diberikan untuk Aceh pada tahun ini.

“Saat ini kita sedang tunggu SK menteri terkait lokasi-lokasi yang mendapat BSPS. Setelah itu akan turun tim verifikasi, tim teknis kabupaten/kota, dan fasilitator untuk menentukan warga masyarakat yang berhak mendapat bantuan tersebut. Lalu, calon penerima bantuan membuat proposal dengan didampingi fasilitator. Kemudian kami akan mencairkan dana ke KPPN dan disalurkan melalui Bank Aceh Syariah,” katanya seraya menyatakan bantuan rehab rumah ini diberikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah.

Plt Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Rusydi M Adam menyampaikan, kerja sama dalam bidang penyaluran dana itu akan didistribusikan ke penerima melalui tabungan. “Kita gunakan tabungan firdaus, supaya sesuai dengan keinginan pusat dimana penerima tak dikenakan biaya apapun. Sehingga masyarakat menerima utuh bantuan itu,” katanya.

Dikatakan, ini merupakan kerja sama pertama yang dilakukan dalam penyaluran bantuan rehab rumah. Sebelumnya Bank Aceh Syariah juga sudah melakukan kerja sama dalam bidang penyaluran beasiswa miskin, bantuan anak yatim, dan lain-lain.(una)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help