SEJARAH PERANG

Begini Kisah Serangan Kedua Jepang ke Pearl Harbor, Bom Dijatuhkan Malam Hari, Bagaimana Hasilnya?

Jepang menghancurkan 20 kapal perang AS termasuk delapan kapal besar, 200 pesawat terbang dan menewaskan lebih dari 2.000 prajurit AS

Begini Kisah Serangan Kedua Jepang ke Pearl Harbor, Bom Dijatuhkan Malam Hari, Bagaimana Hasilnya?
Kapal USS Arizona adalah salah satu kapal perang AS yang tenggelam akibat serangan mendadak Jepang ke Pangkalan AS Pearl Harbor, Hawaii, pada 7 Desember 1941.( National Archives and Records Administration) 

SERAMBINEWS.COM - Jepang pernah mengalami kejayaan dan kekuatan militer yang sangat ditakuti oleh lawan maupun kawan.

Kekuatan militer yang luar biasa itu digunakan untuk invasi perluasan wilayah dengan mengandalkan kekuatan tempur.

Tapi akhirnya keganasan Jepang perlahan rontok setelah menyerang pangkalan Amerika Serikat di Pearl Harbor.

Serangan balasan Amerika Serikat justru membuat Jepang kehilangan kekuatannya hingga terasa sampai Indonesia. 

Baca: Iran Ancam Serang Pangkalan Militer Amerika Serikat Dengan Rudal Jika Jatuhkan Sanksi Baru

Sebuah pesawat amfibi Kawanishi H8K milik AL Jepang yang kerap disebut Landak Terbang oleh para pilot Sekutu.(US Navy National Museum of Naval Aviation/Wikipedia)
Sebuah pesawat amfibi Kawanishi H8K milik AL Jepang yang kerap disebut Landak Terbang oleh para pilot Sekutu.(US Navy National Museum of Naval Aviation/Wikipedia) ()

Hampir semua orang di dunia tahu bahwa Jepang pernah menyerang pangkalan Angkatan Laut AS Pearl Harbor pada 7 Desember 1941 yang kemudian menyeret AS ke dalam kancah Perang Dunia II.

Beberapa saat sebelum pukul 08.00 pada 7 Desember 1941, ratusan pesawat tempur Kekaisaran Jepang menyerang pangkalan Angkatan Laut AS Pearl Harbor dekat Honolulu, Hawaii.

Serangan kilat Jepang itu hanya berlangsung kurang dari dua jam namun hasilnya sungguh menggetarkan.

Jepang berhasil menghancurkan 20 kapal perang AS termasuk delapan kapal besar, 200 pesawat terbang dan menewaskan lebih dari 2.000 prajurit AS.

Serangan Jepang itu bak membangunkan "raksasa tidur". Sehari setelah serangan itu, Presien Franklin Delano Roosevelt meminta Kongres untuk menyatakan perang terhadap Jepang.

Halaman
1234
Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help