Ini Kata Buwas Soal Jaringan Narkoba Ketika Berada di Takengon

Jaringan internasional ini, memanfaatkan 11 negara yang memproduksi narkotika dan disuplai secara aktif ke Indonesia.

Penulis: Mahyadi | Editor: Yusmadi
WAKIL Gubernur Aceh, Nova Iriansyah bersama Kepala BNN Komjen (Pol) Budi Waseso (dua dari kiri), memakai kerawang gayo saat menghadiri penanaman perdana kopi sebagai tanaman alternatif di Desa Agusen, Kecamatan Blangkejeren, Gayo Lues, Senin (26/2). 

Laporan Mahyadi | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM,TAKENGON – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Komjen Pol Drs Budi Waseso (Buwas) menyebutkan ada 72 jaringan narkotika internasional yang bekerja di Indonesia.

Jaringan internasional ini, memanfaatkan 11 negara yang memproduksi narkotika dan disuplai secara aktif ke Indonesia.

Hal itu dikemukakan Buwas, ketika melakukan pertemuan dengan sejumlah komponen masyarakat Aceh Tengah, di Pendopo Bupati, Kota Takengon, Selasa (27/2/2018) siang.

Baca: Buwas Sambangi Takengon, Begini Ungkapan Kagum atas Keindahan Danau Lut Tawar

“Kita bisa bayangkan, dengan lautan kita yang begitu luas, namun kemampuan personel TNI AL, Polri, Bea Cukai yang terbatas, sehingga menjadi peluang besar narkotika masuk ke Indonesia,” kata Buwas.

Ditambah lagi, sebut Buwas, masyarakat maupun nelayan belum tergalang untuk ikut serta mencegah masuknya narkotika ke Indonesia.

“Jadi, berton-ton narkotika yang berhasil ditangkap, dibanding dengan informasi yang masuk tidak ada 10 persennya. Berarti yang lolos, diperkirakan 90 persen,” terang Budi Waseso. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved