Mulut Guru Wanita di Aceh Timur Ini Dibekap, Tangan Diikat dan Pencuri Berhasil Jarah Hartanya

tiba-tiba korban merasakan seperti ada orang yang memegang tangannya, dan membekap mulutnya, sehingga korban terjaga

Penulis: Seni Hendri | Editor: Muhammad Hadi
Polisi melakukan olah TKP di rumah guru wanita berstatus PNS FT (40) menjadi korban tindak pidana pencurian oleh tiga orang yang belum diketahui, Selasa (27/2/2018) sekitar pukul 01.00, di rumahnya di Gampong Teupin Mamplam, Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Seorang guru wanita berstatus PNS, FT (40) menjadi korban tindak pidana pencurian oleh tiga orang yang belum diketahui, Selasa (27/2/2018) sekitar pukul 01.00, di rumahnya di Gampong Teupin Mamplam, Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Rudi Purwiyanto, melalui Kasat Reskrim, AKP P Harahap, Rabu (28/2/2018) mengatakan, tindak pidana pencurian yang diduga dilakukan oleh tiga pelaku tersebut berawal Selasa dini hari itu korban sedang tidur sendiri di kamarnya.

Baca: Ini Jumlah Tuntutan Jaksa Untuk Empat Terdakwa Kasus Tipikor Kantor BPN Aceh Timur

Saat itu, jelas AKP Harahap, tiba-tiba korban merasakan seperti ada orang yang memegang tangannya, dan membekap mulutnya, sehingga korban terjaga.

Tapi korban tak bisa berbuat banyak karena tangan dan kakinya telah diikat.

Tangan dan kaki korban diikat dengan kabel, sedangkan mulutnya dibekap menggunakan kain.

Baca: Oknum di Dinas Pendidikan Aceh Timur Diduga Korupsi Dana Sertifikasi Guru, Kejari Periksa 104 Saksi

Saat terjaga korban melihat samar-samar ada tiga orang laki-laki menggunakan topeng di dalam kamarnya itu sedang mengikat tangan dan kakinya, serta membekap mulutnya.

Kemudian ketiga pelaku mengancam korban untuk menyerahkan hartanya.

Selanjutnya pelaku mengambil cincin yang dipakai korban, kendaraan roda dua milik korban, beserta STNK, dan BPKB, serta Laptop, dan surat tanah milik korban.

Baca: L-300 Kontra Sepeda Motor di Aceh Timur, Nyawa Tiga Wanita Penumpang Revo Melayang

“Kerugian korban sekitar Rp 30 juta,” ungkap AKP Harahap.

Selanjutnya, sekitar pukul 02.30 WIB, korban berhasil membebaskan diri setelah pelaku melarikan diri kemudian korban keluar rumah dan meminta pertolongan.

“Sementara korban melaporkan kejadian itu Selasa siang sekitar pukul 12.30 WIB,” jelas AKP Harahap.

Baca: Anak Yatim dari Aceh Timur Ini Lumpuh Setelah Operasi Pemasangan Selang, Kini Terkendala Biaya 

Sebelumnya, jelas AKP Harahap, pelaku berhasil masuk ke rumah korban setelah memanjat dinding kamar mandi.

Kemudian membongkar dinding dapur yang terbuat dari kayu, dan berhasil masuk ke dalam rumah.

“Kasus ini masih dalam penyelidikan kami,” ungkap AKP Harahap. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved