BI Resmikan Gudang Pakan Ternak

Bank Indonesia (BI) Aceh meresmikan bantuan gudang pakan ternak untuk kelompok Aceh Tani Lestari

BI Resmikan Gudang Pakan Ternak
BUPATI Aceh Besar, Ir Mawardi Ali menyaksikan penandatanganan MoU antaa Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Aceh, Zainal Arifin Lubis dengan Ketua Kelompok Aceh Tani Lestari, Uzir di Desa Bak Dilip, Kecamatan Montasik, Aceh Besar, Rabu (7/3) 

BANDA ACEH - Bank Indonesia (BI) Aceh meresmikan bantuan gudang pakan ternak untuk kelompok Aceh Tani Lestari di Desa Bak Dilip, Kecamatan Montasik, Aceh Besar, Rabu (7/3). Bantuan untuk klaster sapi ternak binaan BI itu diresmikan Kepala Kantor Perwakilan BI Aceh, Zainal Arifin Lubis bersama Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali.

Usai meresmikan dengan cara memotong pita bersama, Zainal Arifin Lubis bersama Mawardi Ali ditemani pejabat BI Aceh dan sejumlah kepala SKPK Aceh Besar langsung meninjau gudang pakan baru tersebut. Keduanya juga melihat langsung sapi yang sedang dikembangkan kelompok binaan BI tersebut.

Selain meresmikan gudang pakan, dalam acara seremonial kemarin, juga dilakukan penandatangan MoU antara BI Aceh dengan Ketua Kelompok Aceh Tani Lestari, Uzir, yang merupakan klaster sapi ternak binaan BI. Penandatanganan MoU itu terkait program pembinaan yang dilakukan BI dengan kelompok itu dalam jangka waktu yang telah ditetapkan.

Dalam sambutannya, Zainal Arifin Lubis menyampaikan, apa yang dilakukan BI Aceh, yakni membina klaster sapi ternak dan membantu gudang pakan, adalah bagian dari kontribusi dan perhatian BI untuk masyarakat, khususnya di Aceh Besar. “Jadi BI tidak hanya bicara ekonomi, tapi terjun langsung ke masyarakat. Apa yang dilakukan memang sederhana, tapi dampaknya besar,” katanya.

Pembinaan sapi ternak yang dilakukan BI di Aceh Besar dan beberapa tempat lainnya di Aceh, kata Zainal, memiliki tujuan yang positif, karena selama ini konsumtif daging sapi di Aceh sangat tinggi, apalagi pada momen tertentu, seperti mauilid dan hari lainnya. “Kebutuhan daging di Aceh tertinggi di Indonesia, jadi Aceh pegang rekor, harganya juga tinggi. Ke depan kita ingin Aceh pegang rekor dalam hal yang positif, harga terendah dan harga stabil,” kata Zainal.

Program klaster sapi yang dibina oleh BI tentu punya alasan, menurut Zainal, Aceh sangat potensi dari segi lahan, dan sesuai kebiasaan dan juga sejarah masyarakat Aceh, berternak sapi adalah salah satu rutinitas yang sangat sering dilakukan hampir semua masyarakat.

Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali, mengucapkan terima kasih atas perhatian BI terhadap warga Aceh Besar dalam program klaster sapi ternak tersebut. Ia mengatakan program itu sejalan dengan program Pemerintah Aceh Besar. “Ada satu program kita namanya program Aceh meurabee, program ini bertujuan bagaimana Aceh Besar mampu meningkatkan populasi ternak khusus sapi yang berkualitas,” katanya.

Oleh karena itu, program pembinaan klaster sapi dan bantuan gudang pakan ternak bagi kelompok di Desa Bak Dilip itu sangat selaras. “Nanti ke depan kita juga akan buat klaster seperti ini, sekali lagi terima kasih atas perhatian BI kepada warga Aceh Besar melalui program ini,” pungkas Ir Mawardi Ali.(dan)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help