Diduga Menjadi Tempat Berhubungan Sesama Jenis, Warga Gerebek Salon di Simpang Dodik

"Sebelumnya memang aksi mereka sudah meresahkan warga, karena diduga sudah sering melakukan hubungan lawan jenis di dalam salon,”

Diduga Menjadi Tempat Berhubungan Sesama Jenis, Warga Gerebek Salon di Simpang Dodik
KOMPAS.com/RAJA UMAR
Seorang laki-laki dan waria ditangkap warga Desa Emperum, Kecamatan Jaya Baru, Kota Banda Aceh karena diduga melakukan liwat atau hubungan sesama jenis dalam kamar sebuah salon yang berada di Simpang Dodik Banda Aceh Senin (12/3/2018) malam. 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH -- Satu orang laki-laki dan waria ditangkap warga Desa Emperum, Kecamatan Jaya Baru, Kota Banda Aceh karena diduga melakukan liwat atau hubungan sesama jenis dalam kamar sebuah salon di Simpang Dodik, Banda Aceh, Senin (12/3/2018) malam.

“Pasangan sesama jenis ini ditangkap warga saat berada di dalam kamar salon di Simpang Dodik tadi malam. Kemudian tadi pagi diserahkan ke kantor Satpol PP WH," ujar Evendi, Kasi Penertiban dan Penegakan Satpol PP WH Kota Banda Aceh, Selasa (13/3/2018).

Menurut Evendi, sebelum diserahkan ke kantor Satpol PP WH, pasangan tersebut sempat diamankan di Polsek Jaya Baru untuk menghindari amukan massa.

Baca: Diduga Homo, Polsek Syiah Kuala Amankan Mahasiswa, Terungkap Setelah Memesan Transportasi Online

“Setelah ditangkap warga, terduga pelaku liwat itu sempat diamankan di Polsek. Kemudian tadi pagi diserahkan ke kantor WH untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim penydik Satpol PP WH terhadap saksi, aktivitas di dalam salon selama ini sudah meresahkan warga.

Baca: Ditangkap Satpol PP-WH, Rambut Waria Ini Dicukur

Sebab keduanya diduga sering melakukan perbuatan yang bertentangan dengan qanut syariat Islam yang berlaku di Aceh.

Baca: Irwandi Yusuf: Tak Ada Larangan Waria Bekerja di Salon yang Ada di Aceh

Dari keterangan saksi, sebelum digerebek tadi malam, sebelumnya memang aksi mereka sudah meresahkan warga, karena diduga sudah sering melakukan hubungan lawan jenis di dalam salon,” katanya.

Evendi menjelaskan, jika terbukti melanggar Qanun Syariat Islam keduanya terancam hukuman cambuk 100 kali, sesuai dengan Qanun Jinayah N0 6 Tahun 2014, pasal 63 ayat 1, tentang Liwath.

“Sejauh ini kita masih melakukan pemeriksaan, keduanya kita tahan. Baru satu saksi yang kita periksa. Nanti jika terbukti melanggar, keduanya terancam hukuman 100 kali cambuk,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Warga di Aceh Tangkap Pasangan Sesama Jenis di Kamar Salon."

Editor: Yusmadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help