Irwandi: Tak Boleh Ada Intervensi

Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, selaku Ketua Dewan Kawasan Sabang menegaskan, dirinya tidak akan mengintervensi

Irwandi: Tak Boleh Ada Intervensi
GUBERNUR Aceh, Irwandi Yusuf melantik pengurus Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) Periode 2018-2023, di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Kamis (22/3).

* Terkait Lelang Proyek Pelabuhan Balohan

BANDA ACEH - Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, selaku Ketua Dewan Kawasan Sabang menegaskan, dirinya tidak akan mengintervensi terhadap pelaksanaan lelang proyek yang ada di Kawasan Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS), termasuk proyek revitalisasi Pelabuhan Balohan Sabang dengan pagu anggaran Rp 221 miliar.

“Tender proyek itu harus bebas dari intervensi siapa pun. Untuk itu, kepada pengurus BPKS yang baru dilantik, kami tekankan jangan takut dengan teror yang datang atau mengatas namakan lembaga tertentu untuk memenangkan rekanannya dalam lelang proyek BPKS,” tegas Irwandi menanggapi pertanyaan wartawan, usai acara pelantikan pengurus BPKS periode 2018-2023 di Gedung Serbaguna Setda Aceh, Kamis (22/3).

Diakui, terkait pelaksanaan lelang proyek revitalisasi Pelabuhan Balohan Sabang itu, dirinya juga menerima pesan singkat atau SMS yang isinya sedikit meneror. Tapi, kata Irwandi, dirinya tak menggubris teror tersebut. Karenanya gubernur mengingatkan kepada pengurus BPKS yang baru agar bekerja sesuai aturan dan kompak.

“Kalau ada yang meneror, cepat lapor ke gubernur selaku Ketua Dewan Kawasan Sabang dan jangan takut dengan teror atau intimidasi, apapun bentuknya,” ujar Irwandi menekankan.

Gubernur menjelaskan, revitalisasi Pelabuhan Balohan Sabang merupakan proyek strategis BPKS untuk percepatan pengembangan industri pariwisata di Sabang berkelas nasional dan Internasional. Pada tahun lalu, BPKS bersama Pemerintah Aceh dan Pemko Sabang, sukses melaksanakan even pariwisata berkelas Internasional, semisal Sail Sabang 2017 lalu. Kegiatan itu mendapat pujian dari peserta dan wisatawan mancanegara yang hadir dalam kegiatan itu.

Karena itu, kata Irwandi, pada tahun ini pemerintah pusat mengalokasikan dana sekitar Rp 250 miliar untuk melanjutkan percepatan pembangunan infrastruktur di kawasan BPKS, guna meningkatkan fasilitas publik. Di antaranya melakukan revitalisasi Pelabuhan Penumpang Balohan, Sabang, berstandar Internasional.

Selain itu, pemerintah juga akan membangun berbagai fasilitas untuk percepatan pertumbuhan industri perikanan di Pulo Aceh, Aceh Besar, dan Sabang, serta membangun fasilitas pendukung untuk kegiatan perdagangan di kedua wilayah itu.

Gubernur Aceh yang juga Ketua Dewan Kawasan Sabang, Irwandi Yusuf, menambahkan, berdasarkan laporan dari Plt Kepala BPKS, Fajri, untuk pelaksanaan revitalisasi Pelabuhan Balohan Sabang, diperkirkan akan menghabiskan anggaran sebesar Rp 221 miliar. Karena anggarannya besar, pusat membuat pelaksanaan pembangunannya dengan sistem kontrak multi years.

Untuk tahun 2018 ini, dialokasikan dana Rp 88 miliar, sisanya Rp 133 miliar dianggarkan tahun depan. Proyek revitalisasi pelabuhan tersebut, sudah dua kali ditender, tapi belum ada pememangnya, makanya pada tahun ini ditender ulang.

Ada empat perusahaan yang ikut tender, yaitu tiga dari BUMN, PT Nidya Karya, PT Pembangunan Perumahan, PT Hutama Karya dan PT Cemerlang bermitra dengan pengusaha lokal. (her)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved