Bawaslu Larang Jokowi Bagi-bagi Sepeda Saat Kampanye Pilpres 2019, Begini Reaksi Istana

"Bagi-bagi sepeda enggak boleh, lah. Kalau bagi-bagi sertifikat (tanah) enggak masalah," kata Bagja,

Bawaslu Larang Jokowi Bagi-bagi Sepeda Saat Kampanye Pilpres 2019, Begini Reaksi Istana
Dok/kemensetneg RI

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Anggota Bawaslu RI, Rahmat Bagja mengatakan, saat kampanye Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 mendatang Presiden Joko Widodo dilarang membagi-bagikan sepeda seperti yang sering dilakukannya saat ini.

"Bagi-bagi sepeda enggak boleh, lah. Kalau bagi-bagi sertifikat (tanah) enggak masalah," kata Bagja, ketika ditemui di kantornya, Jakarta, Selasa (10/4/2018).

Menurut Bagja, meski bagi-bagi sepeda tersebut bukan bagian dari kampanye, Bawaslu tetap menyarankan agar tidak dilakukan.

Baca: PTUN Tolak Gugatan, Partai Idaman Tidak Lolos Pemilu 2019

Baca: Akhirnya Dewan–Pemkab Aceh Utara Sepakati Tindaklanjuti Hasil Evaluasi Gubernur Dalam APBK 2018

"Kalau sudah jadi calon presiden dan sudah memasuki tahapan kampanye, kami sarankan tidak (bagi-bagi)," ujar Bagja.

Untuk saat ini, kata Bagja tak masalah jika bagi-bagi sepeda tersebut dilakukan oleh Jokowi.

"Kalau sekarang masih boleh," kata dia.

Diketahui, masa kampanye Pemilu 2019 dimulai pada 23 September 2018.

Masa kampanye pemilu dimulai tepat tiga hari setelah penetapan calon anggota legislatif dan pasangan capres-cawapres pemilu yang dijadwalkan pada 20 September.

Halaman
12
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help