Anang Hermansyah Bicara Dampak Dosen Impor Setelah Terbit Perpres Permudah Tenaga Kerja Asing

Pertanyannya sekarang, apakah dosen asing itu juga harus mengerti soal wawasan kebangsaan kita

Anang Hermansyah Bicara Dampak Dosen Impor Setelah Terbit Perpres Permudah Tenaga Kerja Asing
Anang Hermansyah diabadikan di ruang kerjanya di Gedung Nusantara 1, Komplek DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (14/6/2017) malam. (KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG) 

SERAMBINEWS.COM - Anggota Komisi X DPR RI Anang Hermansyah mempertanyakan kebijakan pemerintah yang dinilai mempermudah hadirnya dosen- dosen asing untuk mengajar di berbagai kampus Indonesia.

Hal ini makin mudah pasca-terbitnya Peraturan Presiden ( Perpres) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing.

Anang mengakui, berdasarkan data, komposisi jumlah mahasiswa baik yang berada di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dan jumlah dosen memang tidak imbang.

Baca: Laksanakan Arahan Jokowi, Tenaga Kerja Asing Dipermudah Bekerja di Sektor Migas

“Data tahun 2014/2015 jumlah mahasiswa di PTN sebanyak 1,9 juta, sementara mahasiswa di PTS sebanyak 3,9 juta. Sedangkan jumlah dosen PTN sebanyak 63.704 dan di PTS 108.067 dosen. Bisa dilihat dari data itu, komposisi antara mahasiswa dan dosen memang tampak timpang," ujar Anang, Minggu (15/4/2018).

Namun menurut Anang, jumlah itu bisa mengalami perubahan signifikan seiring bertambahnya waktu.

Apalagi, lanjut dia, ada kebijakan Kemenristek Dikti yang mendesak perguruan tinggi untuk segera merekrut dosen profesional dengan mendorong Nomer Induk Dosen Nasional (NIDN).

Baca: Butuh Dana Untuk Infrastruktur, Menhub Tawarkan Bandara dan Pelabuhan Dikelola Pihak Asing

“Jadi masalahnya, andai saja memang kekurangan dosen untuk bidang tertentu, apa harus dengan mengimpor dosen asing?” kata suami Ashanty ini.

Anang menuturkan, ada sejumlah hal yang wajib dipertimbangkan.

Halaman
12
Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved