Pangdam IM: Berdayakan Ekonomi Lokal di Aceh

Pangdam Iskandar Muda (IM), Mayjen TNI T Abdul Hafil Fuddin SH SIP MH, mengimbau semua pelaku ekonomi

Pangdam IM: Berdayakan Ekonomi Lokal di Aceh
Ist
Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin SH SIP MH.

BANDA ACEH - Pangdam Iskandar Muda (IM), Mayjen TNI T Abdul Hafil Fuddin SH SIP MH, mengimbau semua pelaku ekonomi di Aceh, memberdayakan potensi ekonomi lokal. “Itulah modal untuk terwujudnya kemandirian ekonomi sekaligus mendukung ketahanan nasional,” ujar Mayjen Hafil, saat menyampaikan presentasinya dalam acara bertajuk, Ngopi Kebangsaan, di Aula Bank Indonesia (BI) Banda Aceh, Sabtu (21/4) lalu.

Menurut Mayjen Hafil, khusus untuk Aceh, kemandirian ekonomi itu juga sangat ditentukan oleh, sikap pelaku ekonomi serta masyarakat Aceh sendiri. Dalam hal ini adalah membiasakan diri untuk melakukan transaksi ekonomi di Aceh. Bukan malah menghabiskan dana di luar Aceh, hingga manfaat keekonomian tidak didapatkan.

Ditambahkan, sudah bukan rahasia lagi jika dari 100 persen uang semestinya beredar di Aceh, hanya 30 persen yang dihabiskan di Aceh. “Selebihnya atau rata rata 70 persen uang Aceh, beredar di luar Aceh. Hal itu karena ketergantungan Aceh secara ekonomi dengan daerah luar sangat kuat,” kata Pangdam Hafil.

Untuk itu, Pangdam berharap tingkat ketergantungan roda ekonomi dengan daerah luar itu harus dikurangi. Salah satu cara yang paling praktis adalah membelanjakan uang milik Aceh di tanah Aceh itu sendiri.

Tentu saja hal ini harus didukung dengan fasilitas keekonomian atau pilar ekonomi yang kuat pula. Untuk itu semua stake holder harus membangun elemen ekonomi secara konprehensif, mulai dari hulu hingga hilir. Selain itu juga dengan memperkuat basis ekonomi rakyat. “Hanya dengan cara itu, pelaku ekonomi dan rakyat Aceh akan membelanjakan uangnya di Aceh, hingga uang Aceh benar benar berputar di Aceh,” kata Mayjen Hafil.

Pada sisi lain, Hafil yang juga mantan TA Lemhannas RI dan Pembina Ikal Komisariat Aceh itu berharap para alumni Lemhannas RI Ikal Aceh bisa menjadi wadah berkumpulnya insan insan berprestasi dan berdedikasi dan berkontribyhsi untuk pembangunan masyarakat, bangsa dan negara. “Ikal Komisariat Aceh juga harus proaktif dalam pembangunan masyarakat Aceh yang damai, adil dan sejahtera serta lebih maju dan mandiri,” tutur Mayjen Hafil.

Acara Ngopi Kebangsaan itu diinisiasi oleh Keluarga Besar Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) RI Komisariat Aceh, yang kini diketaui oleh Prof DR Syahrizal Abbas. Tampak hadir Kasdam IM Brigjen TNI A Daniel Chardin, Wakapolda Aceh Brigjen Pol Supriyanto Tarah, Kabinda Aceh dan Kepala Bank Indonesia Perwakilan Aceh, Zainal Arifin Lubis yang juga selaku tuan rumah. (nur)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help