Kabar Gembira Bagi PNS, Tahun Ini Boleh Pakai Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran, Ini Kata Menpan RB

Asman mengatakan, saat ini ia sedang menyusun aturan sebagai payung hukum agar mobil dinas bisa digunakan PNS untuk mudik Lebaran.

Kabar Gembira Bagi PNS, Tahun Ini Boleh Pakai Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran, Ini Kata Menpan RB
KOLASE/SERAMBINEWS.COM/IST
Kolase foto PNS boleh menggunakan mobil dinas untuk mudik Lebaran tahun ini. 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Asman Abnur, mengubah aturan pemakaian mobil dinas bagi pegawai negeri sipil (PNS) saat mudik lebaran.

Pada Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri tahun sebelumnya, PNS dilarang menggunakan mobil dinas untuk pulang ke kampung halaman.

Tapi tahun ini, para PNS diperbolehkan menggunakan mobil dinas untuk mudik ke kampung halamannya.

"Itu memang diatur dalam Peraturan Menpan. Selama ini kan mobil dinas tidak diperbolehkan. Tapi tahun ini saya bilang, sepanjang digunakan tidak memakai biaya kantor, silakan," kata Asman di Hotel Sahid, Jakarta, Senin (30/4/2018) seperti dikutip Serambinews.com dari Kompas.com.

(Baca: Kabar Gembira Bagi PNS, Pemerintah Tambah Cuti Lebaran 2018, Jangan Bolos Lagi, Ini Total Liburnya)

(Baca: Tahun Ini Pemerintah Akan Rekrut 200 Ribu CPNS)

(Baca: Kabar Gembira Bagi PNS, THR Tahun Ini Akan Naik, Pensiunan Juga Bakal Dapat)

Asman menjelaskan, mobil dinas bisa digunakan asalkan bensin tidak disediakan oleh kementerian.

Demikian pula biaya lain yang keluar selama perjalanan mudik dan balik.

Biaya itu, misalnya, servis kendaraan dinas.

"Semua ditanggung sendiri, tidak boleh dibebankan ke kantor. Kan mobil itu melekat sama pribadinya," kata politisi Partai Amanat Nasional ini.

Asman mengatakan, saat ini ia sedang menyusun aturan sebagai payung hukum agar mobil dinas bisa digunakan PNS untuk mudik Lebaran.

"Pokoknya sebelum Lebaran sudah keluar (aturannya)," kata dia.(*)

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul "Tahun Ini, PNS Boleh Pakai Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran"

Editor: Safriadi Syahbuddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help