Mantan Gubernur Aceh Bedah Buku di Pidie, Ini Para Pembicara Lain

Dia adalah cicit dari Raja Lingge cucu lagi dari Raja Peureuelak. Itu ada dalam buku Sejarah Islam

Mantan Gubernur Aceh Bedah Buku di Pidie, Ini Para Pembicara Lain
SERAMBINEWS.COM/NUR NIHAYATI
MANTAN Gubernur Aceh era tahun 2000-20004, Abdullah Puteh memperlihatkan buku sebelum dibedah berjudul 'Islam di Indonesia Lawan atau Kawan' Karya Junaidi Ahmad di Sigli, Minggu (13/5/2018). 

Laporan Nur Nihayati| Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Mantan gubernur Aceh era tahun 2000-2004, Ir Abdullah Puteh membedah buku 'Islam di Indonesia Lawan atau Kawan' di Aula Infokom Sigli, Pidie, Minggu (13/5/2018).

Sedangkan menjadi pembicara dan pembedah lainnya adalah Dr Tgk Hasanuddin Yusuf Ketua Dewan Dakwah Aceh. Lalu, Dr Munir Muhammad, Ketua Mahkamah Syari'ah Sigli.

Buku setebal 120 halaman ini ditulis Junaidi Ahmad SAg, Ketua Dewan Dakwah Pidie yang juga ia sudah 15 tahun duduk di Komisioner Komisi Independen Pemilihan (KIP). 10 tahun di KIP Pidie, lima tahun di KIP Aceh.

Baca: Dua Guru Besar Bedah Buku Kisah Adnan Ganto

Mantan Gubernur Aceh, Abdullah Puteh sebelum acara kepada Serambinews.com di Sigli menuturkan, buku ditulis Junaidi Ahmad menceritakan perjalanan ummat Islam.

Ada beberapa perbedaan versi masuknya Islam.

Salah satunya masa Sultan Meurah Johan dinobatkan pada 1 Muharram 800 H. Tapi beliau bukan masa itu Islam masuk ke Aceh.

Baca: Ratusan Peserta Hadiri Bedah Buku Tusop

Dia adalah cicit dari Raja Lingge cucu lagi dari Raja Peureuelak. Itu ada dalam buku Sejarah Islam.

Nah, sebut Abdullah Puteh, sebetulnya kegalauan ummat Islam diakibatkan oleh Islam terutama pemimpin islam.

Sebab ketika menjadi pemimpin, ia hanya menggunakan Islam sebagai etalase, tapi perbuatan mereka tidak islami.(*)

Penulis: Nur Nihayati
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help