Teror Bom di Surabaya

FPI Aceh: Dalam Islam tidak Ada Ajaran Bom Bunuh Diri, Jangan Kaitkan Aksi Teror dengan Islam

Tgk Muslim mengecam aksi pihak-pihak yang telah menyutradarai aksi pengeboman dan memiliki kepentingan untuk menghilangkan nyawa manusia

FPI Aceh: Dalam Islam tidak Ada Ajaran Bom Bunuh Diri, Jangan Kaitkan Aksi Teror dengan Islam
KOMPAS.COM
Salah satu gereja yang menjadi sasaran bom di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (3/5/2018). 

Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Ketua Front Pembela Islam (FPI), Tgk Muslim At-Thahiry mengutuk keras aksi pengeboman yang menghilangkan nyawa manusia dan menyudutkan umat Islam.

Ia juga menolak aksi terorisme dikaitkan dengan umat Islam.

Tgk Muslim mengecam aksi pihak-pihak yang telah menyutradarai aksi pengeboman dan memiliki kepentingan untuk menghilangkan nyawa manusia. Sehingga umat Islam jadi tersudut dengan sebutan teroris.

Ia mengatakan, umat Islam bukanlah teroris.

Karena dalam Islam nyawa manusia lebih berharga dari apapun.

(Baca: UPDATE Korban Bom 3 Gereja di Surabaya - 14 Orang Tewas dan 39 Terluka, Ada yang Masih Bocah)

(Baca: BREAKING NEWS: Bom Guncang Polrestabes Surabaya, Belum Diketahui Ada Korban Jiwa)

(Baca: Beredar Foto Terduga Pelaku Bom di Surabaya, Suami-Istri dan Keempat Anaknya)

“Maka semarah-marahnya ummat Islam terhadap penista Agama seperti Ahok, tak ada yang bawa bom dan senjata. Begitu juga kala Sukmawati menghina azan,” ujarnya, Minggu (13/5/2018).

Tgk Muslim mendesak, pihak-pihak di balik pengeboman dan penghilangan nyawa manusia itu untuk segera insaf.

Ia meminta mereka menghentikan mengorbankan masyarakat awam dan menjelekkan nama Islam.

“Dalam Islam tidak ada ajaran bom bunuh diri apalagi mencelakai dirinya. Dalam Islam tidak ada perintah membunuh umat Islam seperti yang terjadi di Mako brimob. Maka apa yang terjadi di Mako Brimob itu patut dipertanyakan siapa aktor di belakang dan tujuannya?,” ujar Tgk Muslim mempertanyakan.

(Baca: Ledakan di Sidoarjo - Suami Istri dan Anak Dilaporkan Bersimbah Darah dan Tak Bergerak)

(Baca: Korban Ledakan Bom di Rusun Sidoarjo 6 Orang, Saat Petugas Tiba Ada yang Masih Pegang Ransel Bom)

(Baca: Target Pemboman Ini Gagal, Rencana Dibawa ke Surabaya, Tapi Keburu Meledak di Sidoarjo )

Ia mendesak aparat keamanan untuk mengusut tuntas kasus itu.

Serta mengajak masyarakat Indonesia, khususnya umat Islam supaya tidak terpengaruh dengan isu yang dibuat oleh pihak yang tidak bertanggung jawab itu.(*)

Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help