Data Bantuan Pangan Non Tunai di Abdya Rawan Protes, Ini Penyebabnya

Berdasarkan daftar KPM penerima BPNT yang diserahkan TKSK kecamatan kepada desa/gampong, ternyata masih tetap mengacu data lama (sebelum revisi).

Data Bantuan Pangan Non Tunai di Abdya Rawan Protes, Ini Penyebabnya
KOLASE
Logo Kementerian Sosial dan Program Keluarga Harapan 

Laporan Zainun Yusuf| Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), mulai disalurkan akhir Mei ini.

BPNT merupakan perubahan dari bantuan sosial beras keluarga sejahtera (bansos rastra) yang disalurkan sejak Januari sampai April 2018. Sejak bulan Mei, berubah menjadi BPNT.

Seperti rastra, BPNT juga disalurkan kepada 12.035 KPM (Keluarga Penerima Manfaat) tersebar di 152 desa/gampong dalam sembilan kecamatan.

Keterangan diperoleh Serambinews.com, penyaluran BPNT di Kabupaten Abdya berpotensi kisruh atau menimbulkan banyak protes.

Penyebabnya, daftar penerima BPNT yang dikirim ke desa/gampong masih saja menggunakan data KPM yang lama yang banyak diprotes.

Daftar KPM yang lama diprotes karena sebagian warga yang masuk daftar dinilai tidak layak menerima bantuaan, sementara masih banyak warga yang layak justru tidak masuk daftar.

(Baca: 18 Kaki Palsu Bantuan Dinas Sosial untuk Warga Bireuen tak Bisa Dipakai, Ini Penyebabnya)

Lalu, Bupati melalui Dinas Sosial Abdya melakukan perubahan atau revisi daftar KPM yang dinilai tidak layak.

Di Kabupaten Abdya terjadi perubahan sebanyak 325 KPM di 55 desa berdasarkan usulan keuchik setempat.

Tapi, berdasarkan daftar KPM penerima BPNT yang diserahkan TKSK kecamatan kepada desa/gampong, ternyata masih tetap mengacu data lama (sebelum revisi).

Halaman
12
Penulis: Zainun Yusuf
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved