Giliran ATM BNI Subululussalam Kekosongan Uang Tunai

Terkini, giliran dua mesin ATM BNI Cabang Pembantu Subulussalam yang mengalami kekosongan uang tunai.

Giliran ATM BNI Subululussalam Kekosongan Uang Tunai
SERAMBINEWS.COM/KHALIDIN
Dua unit ATM BNI Cabang Pembantu Subulussalam di Jalan teuku Umar tidak bisa transaksi tunai. Foto direkam, Kamis (7/6/2018). 

Laporan Khalidin | Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Kondisi uang tunai kosong terus terjadi di sejumlah Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Kota Subulussalam.

Terkini, giliran dua mesin ATM milik Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Pembantu Subulussalam yang diduga mengalami kekosongan uang tunai.

Pantauan Serambinews.com, Kamis (7/6/2018) dua mesin ATM milik BNI Capem Subulussalam di Jalan Teuku Umar dalam kondisi tidak dapat digunakan untuk transaksi tunai.

Di sekitar ATM dipajang sebuah kertas bertuliskan jika ada kerusakan atau gangguan teknis mesin seraya menyarankan nasabah untuk menarik uang melalui teller.

Baca: Penarikan Uang Tinggi, Sejumlah ATM di Subulussalam Kosong

"PENGUMUMAN, mohon maaf atas ketidaknyamanan transaksi di ATM. Saatini BNI sedang berupaya untuk mempercepat perbaikan  sistem di mesin ATM BNI. Untuk Pengambilan bisa dilakukan di teller BNI dengan membawa buku tabungan dan ATM BNI,” demikian pengumuman di lokasi ATM BNI Subulussalam.

Anehnya, untuk transaksi nontunai cek saldo, atau transfer dan lainnya dapat dilakukan melalui ATM BNI.

Karenanya, para nasabah menduga kuat tidak ada terjadi kerusakan di ATM BNI kecuali hanya dalih lantaran uang tunai tidak tersedia di dalam mesin terkait.

Lagi pula, kata nasabah, biasanya jika terjadi kerusakan pada mesin atau sistem terdapat tulisan di layar.

”Aneh juga ini, karena transaksi lain bisa hanya tarik uang tunai yang tidak bisa. Saya yakin ini karena uang kosong di dalam,” kata Herlina, salah satu nasabah yang hendak bertransaksi di ATM BNI Kota Subulussalam.

Baca: Heboh Lagi, Setelah Struk ATM BCA, Kini Ada Struk 2019 Ganti Presiden di Resto Ayam Geprek

Kondisi ATM uang kosong dan hanya dapat transaksi nontunai memang sering terjadi di Kota Subulussalam seperti BRI termasuk milik Bank Aceh.

Para nasabah pun  mendesak agar pihak Bank Indonesia (BI) perwakilan Aceh menegur lembaga perbankan di Subulussalam.  BI Aceh diminta memantau dan mengawasi agar ATM tidak sering kosong.

Sehingga dengan teguran ini lembaga perbankan segera  memperbaiki pelayanan ATM-nya mengingat daerah ini merupakan transit sehingga penggunaan ATM tinggi apalagi jelang lebaran di mana masyarakat banyak bertransaksi di bank.

”Tingkat transaksi keuangan perbankan di Subulussalam ini kan termasuk tinggi apalagi daerah lintasan dan banyak pelintas yang singgah bertransaksi jadi ATM harusnya tetap tersedia dengan baik,” ujar Lina. (*)

Penulis: Khalidin
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help