Permintaan Tepung dan Telur Naik, Gula turun

Memasuki minggu keempat bulan Ramadhan tahun ini, permintaan tepung terigu, telur ayam, dan minyak goreng

Permintaan Tepung dan Telur Naik, Gula turun

BANDA ACEH - Memasuki minggu keempat bulan Ramadhan tahun ini, permintaan tepung terigu, telur ayam, dan minyak goreng meningkat tajam. Sementara gula pasir menurun. Tapi, harga barang-barang tersebut di tingkat pedagang grosir dan eceran masih stabil. Misalnya, minyak goreng curah dijual eceran Rp 10.000-Rp 11.000/Kg, telur ayam Rp 34.000/papan, tepung terigu Rp 8.000-Rp 9.000/Kg, dan gula pasir Rp 12.000-Rp 12.500/Kg.

Pedagang grosir sembako di Pasar Lambaro, Aceh Besar, Zainun yang ditemui Kadisperindag Aceh, Muhammad Raudhi, kemarin, mengatakan, permintaan tepung, telur, dan minyak mulai meningkat karena pada minggu keempat Ramadhan ibu rumah tangga mulai membuat kue untuk Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah.

Asraf, Koordinator Petugas Penjaga Gudang Tepung Terigu Boga Sari di Krueng Cut, Aceh Besar secara terpisah mengatakan, stok tepung terigu di gudang itu sekarang 575 ton, sementara sebelumnya 1.500 ton. Asraf mengungkapkan, dalam dua minggu ini permintaan tepung dari pedagang di kabupaten/kota mencapai 12 konteiner (250-300 ton) dan sebelumnya 2 konteiner (50 ton) per minggu.

Tapi, karena stoknya banyak, harga tepung tak naik. Satu sak (25 Kg) tepung terigu dijual Rp 165.000 dan yang kemasan dijual Rp 100.000/kotak (isi 12 bungkus). Harga tepung terigu di Aceh saat ini sama seperti di Medan Rp 165.000/sak (25 Kg), sedangkan sebelumnya Rp 175.000/sak.

Distributor Gula Pasir, Anis mengatakan, kini permintaan gula pasir menurun dari 60 ton menjadi 20 ton/hari. Penyebabnya, masyarakat dan pedagang banyak menyimpan pada minggu pertama dan kedua puasa. Stok gula pasir di gudang PT Kande Agung, sebut Anis, sekitar 3.000 ton. Jumlah itu cukup untuk didistribusikan sampai Juli mendatang. Sedangkan harga gula pasir masih Rp 530.000/sak (50 Kg).

Kadisperindag Aceh, Muhammad Raudhi, kepada Serambi, di Pasar Lambaro, kemarin, mengatakan, pemantauan stok dan harga sembako dilakukan pihaknya atas perintah Menteri Perdagangan serta untuk mengawasi stok di tingkat distributor dan pedagang grosir.

“Alhamdulillah, sampai minggu keempat Ramadhan stoknya masih cukup banyak di tingkat distributor dan pedagang grosir. Distribusi juga lancar, sehingga harga relatif stabil,” ujar Raudhi didampingi Kasi Perdagangan Dalam Negeri, Abdullah.(her)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help