PKL Pasar Aceh Ditertibkan

Petugas Satpol PP Banda Aceh, Senin (11/6) pagi, menertibkan sejumlah pedagang kaki lima (PKL)

PKL Pasar Aceh Ditertibkan
SERAMBINEWS.COM/EDDY FITRIADI
Pedagang kaki lima (PKL) nekat berjualan di badan Jalan Tgk Chik Pante Kulu, Banda Aceh 

BANDA ACEH - Petugas Satpol PP Banda Aceh, Senin (11/6) pagi, menertibkan sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sekitar Pasar Aceh. PKL yang menjadi sasaran adalah mereka yang berjualan di atas badan Jalan Pangeran Diponegoro dan Jalan Tentara Pelajar.

Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Banda Aceh, Hardy Karmi, kepada Serambi mengatakan, selama bulan Ramadhan banyak PKL yang memanfaatkan badan jalan sebagai lapak berjualan. Hal itu menyebabkan terjadinya kesemrawutan dan kemacetan di kawasan Pasar Aceh.

Bahkan, katanya, sejumlah pengguna jalan mengeluhkan kondisi tersebut, karena sudah menganggu kenyamanan para pengendara. Sehingga personel Satpol PP mengambil tindakan penertiban supaya tidak ada lagi yang berjualan di atas badan jalan.

“Sebelumnya mereka sudah kami ingatkan supaya tidak mengambil badan jalan untuk berjualan, karena menganggu kenyamanan orang lain. Karena masih berjualan makanya hari ini (kemarin) kita ambil tindakan penertiban,” ujar Hardy.

Setelah melakukan penertiban, personel Satpol PP Banda Aceh terus berada di lokasi hingga H-2 Lebaran, untuk mengawasi para PKL supaya tidak mengambil badan jalan lagi untuk berjualan.

Namun petugas tetap memberikan kompensasi kepada para PKL, mereka tetap diizinkan berjualan di lokasi tersebut pada waktu tertentu, yaitu pada malam hari dari pukul 21.30 WIB hingga sebelum subuh. Namun jika selama mereka meninggalkan barang dagangan di pinggir jalan, setelah dilakukan penertiban, barang dagangan mereka harus dibawa pulang.

Amatan Serambi, selama ini kesemrawutan memang terjadi di sejumlah titik di kawasan Pasar Aceh. Banyak PKL mengambil sisi kiri dan kanan jalan untuk berjualan. Akibatnya, ruang gerak kendaraan hanya tersisa satu lajur, sehingga kemacetan panjang pun terjadi di kawasan itu, baik siang maupun malam. Bahkan beberapa waktu lalu petugas harus melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurangi kemacetan.

Pantauan Serambi di kawasan Pasar Aceh, parkir kendaraan roda empat dan roda dua juga menyebabkan kemacetan di kawasan itu. Sebab, perparkiran sudah memanfaatkan badan jalan.

Kabid Perparkiran Dishub Banda Aceh, Aqil Perdana, mengatakan, pihak sudah mengingatkan kepada tukang parkir sudah tidak mengambil badan jalan untuk area parkir. Namun karena pengunjung Pasar Aceh yang ramai, sehingga sulit dikendalikan.

“Mereka sudah kita ingatkan, namun pemilik kendaraan yang memaksa, meskipun area parkir sudah penuh mereka tetap parkir di atas badan jalan, karena mereka mau dekat masuk ke pasar atau toko,” ujar Aqil.

Selain itu, selama ramadhan area parkir kendaraan terus menyempit, sebab beberapa area yang biasanya untuk parkir, saat ini sudah dipakai oleh PKL untuk berjualan. Sehingga petugas parkir juga komplain mengenai masalah tersebut.(mun)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved