Belum Ada Bacaleg yang Mendaftar di KIP Aceh

Hingga hari ketiga masa pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg), Jumat (6/7), belum satu pun partai politik (parpol)

Belum Ada Bacaleg yang Mendaftar di KIP Aceh
Sekretaris KIP Aceh, Drs Darmansyah MM .SERAMBI/BUDI FATRIA 

BANDA ACEH - Hingga hari ketiga masa pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg), Jumat (6/7), belum satu pun partai politik (parpol) yang mendaftarkan bacaleg mereka ke Sekretariat Komisi Independen (KIP) Aceh. Pantauan Serambi hingga pukul 16.00 WIB kemarin, buku tamu yang ada di selasar Kantor KIP Aceh masih kosong, belum terisi.

Sekretaris KIP Aceh, Drs Darmansyah MM yang ditanyai membenarkan bahwa hingga kemarin belum satu pun parpol yang mendaftarkan bacalegnya ke KIP Aceh. “Iya, belum ada sampai hari ini,” kata Darmansyah yang mengaku sedang berada di Pidie Jaya menghadiri rapat pleno KIP Aceh membahas hasil Pilkada Pidie Jaya 2018.

Salah satu pegawai Kantor KIP Aceh yang ditanyai Serambi juga membenarkan bahwa hingga pukul 16.00 WIB kemarin tidak ada satu parpol dan bacaleg pun yang mendaftar ke KIP Aceh. Dia juga menunjukkan buku tamu yang masih kosong.

Sebagaimana diketahui, KIP Aceh sejak Rabu (4/7) mulai menerima pendaftaran bacaleg DPRA di Sekretariat KIP Aceh. Sebelumnya melalui siaran pers, Darmansyah menyampaikan, Sekretariat KIP Aceh telah menyiapkan tim untuk menerima pendaftaran calon anggota DPRA dengan masa pengajuan bakal calon terhitung sejak 4-17 Juli 2018.

“Kita sudah siapkan tim yang bertugas sesuai ketentuan dan sudah dibekali dengan aturan-aturan yang berlaku dalam pendaftaran calon DPRA,” katanya seperti siaran pers KIP Aceh, Rabu (4/7).

Darmansyah mengatakan, sebelum pengajuan dilakukan, parpol peserta Pemilu 2019 harus memasukkan data pengajuan bakal calon dan data bakal calon, serta mengunggah dokumen persyaratan pengajuan bakal calon dan dokumen syarat bakal calon ke dalam Sistem Informasi Pencalonan (Silon) yang dimulai 30 hari sebelum dimulainya pengajuan bakal calon sampai hari terakhir masa pengajuan bakal calon yang terhitung sejak 4 Juni-17 Juli 2018.

“Tim sekretariat telah menyiapkan segala sesuatu sehingga pendaftaran yang berlangsung beberapa hari ini akan terlaksana dengan baik. Kami berharap kepada pimpinan partai politik dapat mendaftar sesuai dengan jadwal dan ketentuan yang sudah ada,” jelas Darmansyah.

Sebagai informasi, penerimaan dokumen sesuai dengan parameter keabsahan dokumen, meliputi dokumen diteken oleh parpol peserta pemilu sesuai tingkatannya dengan tanda tangan/cap asli.

Ketentuan lainnya, daftar jumlah bakal calon DPRA yang diajukan partai politik paling banyak 100 persen dari jumlah kursi yang ditetapkan pada setiap daerah pemilihan (dapil) sesuai ketentuan Pasal 244 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017. Apabila sampai akhir masa pengajuan masih terdapat daerah pemilihan (dapil) yang tidak memenuhi ketentuan, maka di dapil tersebut parpol yang bersangkutan tidak dapat mencalonkan wakilnya.

Penyusunan daftar bakal calon juga harus memuat keterwakilan perempuan paling sedikit 30 persen di setiap dapil. Di setiap tiga orang bakal calon pada susunan daftar calon wajib terdapat paling sedikit satu perempuan. Jika jumlah daftar bakal calon yang diajukan melebihi ketentuan, maka nama bakal calon akan dicoret dengan dibubuhi paraf oleh KIP Aceh dan petugas penghubung dimulai dari nomor urut paling bawah.

Halaman
123
Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved