Mantan Komisioner KIP Cabut Gugatan

Sejumlah mantan Komisioner Komisi Independen Pemilihan (KIP) mencabut gugatannya terhadap DPRA dan Pansel KIP Aceh

Mantan Komisioner KIP Cabut Gugatan
DOK SERAMBINEWS.COM
Logo KIP 

BANDA ACEH - Sejumlah mantan Komisioner Komisi Independen Pemilihan (KIP) mencabut gugatannya terhadap DPRA dan Pansel KIP Aceh, meski sudah mendaftarkan gugatan ke Pengadilan Negeri Banda Aceh.

Informasi pencabutan itu disampaikan oleh Ketua Fraksi PA di DPRA, Iskandar Usman Al-Farlaky, setelah dia menerima relas pemberitahuan penetapan dari pengadilan yang ditujukan untuk DPRA selaku tergugat II, Kamis (5/7).

“Ya benar, penggugat melalui kuasa hukum mereka sudah mencabut gugatan dengan perkara nomor 28 di PN Banda Aceh. Kami sudah kirim kuasa hukum di sidang perdana, tapi mejelis hakim membacakan pencabutan yang disampaikan penggugat,” kata Iskandar.

Sebagaimana diberitakan beberapa waktu lalu, sebanyak delapan mantan anggota KIP kabupaten/kota yang tidak sepakat dengan keputusan DPRA yang merekrut kembali anggota KIP Aceh periode 2018-2023, membuat perlawanan dengan mengugat ke Pengadilan Negeri (PN) Banda Aceh.

Para penggugat, mengadukan DPRA selaku Tergugat I, Panitia Seleksi (Pansel) Calon Anggota KIP Aceh periode2018-2023 selaku Tergugat II, KPU RI selaku Turut Tergugat I, dan Gubernur Aceh selaku Turut Tergugat II karana diniai ada proses-proses (pasal-pasal) yang tidak dilaksanakan dalam qanun.

Di antaranya, seperti diabainya Pasal 58 ayat (1) Qanun Nomor Aceh 6 Tahun 2016 Tentang Penyelenggara Pemilu dan Pemilihan di Aceh yang di dalamnya mengatur perpanjangan masa jabatan KIP Aceh dan KIP kabupaten/kota jika tahapan masih berlangsung. Pasal itu hingga kini belum direvisi oleh DPRA.

Iskandar Usman Al-Farlaky mengatakan, pihaknya mengetahui gugatan dicabut dari laporan kuasa hukum sejak sidang perdana dan juga penyampaian relas dari pengadilan. Menurut Iskandar, alasan penggugat mencabut adalah, tidak cukup unsur formilnya atau pokok gugatan yang diajukan, sehingga hakim berwenang langsung memutuskan dengan penetapannya.

“Kamis kemarin kita dapat pemberitahuan penetapan pencabutan perkara nomor 28 ini. Kita berharap bahwa komisioner KIP yang sudah direkrut oleh DPRA untuk segera bisa dilantik. Kasus ini sendiri sudah kami bicarakan secara lanjut dengan KPU pusat di Jakarta beberapa waktu yang lalu,” demikian Iskandar Usman Al-Farlaky.(dan)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved