Radio Rimba Raya Dibuka Tahun Depan

Radio Rimba Raya akan bersuara lagi mulai tahun depan, seusai adanya keinginan LPP RRI untuk mendirikan radio

Radio Rimba Raya Dibuka Tahun Depan
SERAMBINEWS.COM/FIKAR W EDA
Wagub Niva Iriansya membaca puisi dengan latar Tugu Radio Rimba Raya, Bener Meriah. 

REDELONG - Radio Rimba Raya akan bersuara lagi mulai tahun depan, seusai adanya keinginan LPP RRI untuk mendirikan radio kebanggaan rakyat Aceh Tengah itu. Hal itu terungkap dalam acara mengenang peran Radio Rimba Raya dalam mempertahankan kemerdekaan RI di tugu perjuangan Radio Rimba Raya, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah. pada Rabu (4/7).

Dirut LPP RRI, Muhammad Rohanudin dalam amanatnya mengatakan peran sentral Radio Rimba Raya, ketika masa agresi militer Belanda 1948 -1949, yang mengatakan bahwa Indonesia sudah tak ada, namun bisa terbantahkan dengan adanya radio ini.

Dikatakan, radio ini satu-satunya media yang bersuara hingga mencapai beberapa negara, alhasil dunia tahu Indonesia masih ada. “Radio ini memancarkan siaran dalam lima bahasa, yakni bahasa Indonesia, Urdu, Arab, Inggris dan Belanda,” sebutnya.

Eksistensi radio tersebut, katanya, membuka pikiran pihaknya untuk membuka perwakilan kantor Radio Republik Indonesia dengan nama RRI Rimba Raya.

“Insya Allah dengan dukungan semua pihak, awal tahun depan akan ada RRI Rimba Raya di Bener Meriah, kendatipun masih di bawah koordinator dari RRI Takengon,” ucapnya.

Sementara itu, Menteri Pertahanan (Menhan) Rymizard Ryacudu yang dijadwalkan Rabu (4/7) datang ke Kabupaten Bener Meriah, membatalkan kunjungan, hanya beberapa jam sebelum acara berlangsung. Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah juga batal hadir, walau pada Selasa (3/7) melihat langsung persiapan acara peringatan Radio Rimba Raya.

“Sekitar pukul 06.00 WIB, kami mendapatkan konfirmasi bahwa Menhan batal datang ke Bener Meriah,” kata Irmansyah yang juga ketua panitia acara.

Sedangkan yang hadir, Bupati Aceh Tengah Shabela Abu Bakar, Legiun Veteran Bener Meriah/Aceh Tengah, Kapolres Bener Meriah AKBP Fahmi Irwan Ramli, serta Dandim 0106/AT-BM, Hendri Widodo.(c51)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help