Jumat, 24 April 2026

Puting Beliung Rusak 45 Rumah

Sebanyak 45 rumah di tiga kampung dalam Kecamatan Jagong Jeged, Aceh Tengah, dilaporkan rusak akibat

Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM/MAHYADI
Rumah warga di Kampung Jeged Ayu, Kecamatan Jagong Jeged, Kabupaten Aceh Tengah, Minggu (15/7/2018)dilaporkan rusak diterjang angin puting beliung 

TAKENGON - Sebanyak 45 rumah di tiga kampung dalam Kecamatan Jagong Jeged, Aceh Tengah, dilaporkan rusak akibat disapu angin puting beliung. Tiupan angin kencang yang melanda kawasan itu sejak Minggu (15/7) pagi, memaksa sekitar 95 kepala keluarga (KK) mengungsi ke salah satu masjid dan gedung serbaguna di Kampung Jeged Ayu, kecamatan setempat.

Selain puluhan rumah, atap tiga ruangan di Pesantren Annur, Jagong Jeged, juga rusak diterbangkan angin kencang. Hingga kemarin sore, angin kencang masih terus menerjang kawasan itu. Sehingga sebagian warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah, Thamrin Elasri mengatakan, data sementara, tiga kampung yang terdampak angin kencang di Kecamatan Jagong Jeged adalah Kampung Jagong, Jeged Ayu, dan Kampung Paya Tungel. “Untuk sementara, ada 45 rumah di tiga kampung yang rusak diterjang angin kencang,” kata Thamrin.

Dijelaskan, angin kencang sudah terjadi sejak Minggu (15/7) pagi sekitar pukul 05.00 WIB. Awalnya, sebut Thamrin, dilaporkan hanya sekitar delapan rumah yang rusak di Kampung Jeged Ayu. Namun, menjelang siang angin kencang terus terjadi. Sehingga jumlah rumah yang rusak makin bertambah.

Dikatakan, puluhan KK mengungsi ke masjid dan gedung serbaguna di Kampung Jeged Ayu karena takut tinggal di rumah mereka. Sebab, angin kencang masih berlanjut hingga Minggu (15/7) sore. “Memang tidak semua warga yang mengungsi rumahnya rusak. Tapi, mereka takut tinggal di rumah sehingga mengungsi ke tempat yang lebih aman,” lanjutnya.

Untuk membantu warga yang mengungsi, tambah Thamrin, BPBD dan Dinas Sosial Aceh Tengah suda mendirikan tenda dan dapur umum di Kampung Jeged Ayu. “Tadi (kemarin-red) bantuan masa panik sudah diserahkan oleh bupati, bersama Danrem 011/LW dan Dandim 0106/Aceh Tengah. Ta[i, jumlahnya sesuai laporan awal yaitu hanya untuk beberapa KK saja,” ungkap Thamrin.

Melihat kondisi cuaca hingga sore kemarin, menurutnya, jumlah rumah yang rusak berpotensi bertambah karena angin kencang masih bertiup di kawasan itu. “Untuk memastikan berapa jumlah bangunan yang rusak akibat angin kencang, petugas TRC masih keliling untuk mendata. Tapi, sampai sejauh ini tidak ada korban jiwa atau luka,” tuturnya.

Kabupaten Aceh Tengah yang berada di kawasan Dataran Tinggi Gayo (DTG) merupakan daerah yang rawan angin puting beliung. Beberapa kecamatan di daerah itu kerap diterpa angin kencang hingga berdampak pada rusaknya rumah warga. Kecamatan tersebut antara lain Jagong Jeged, Atu Lintang, Pegasing, Bintang, dan Kecamatan Ketol.

“Berdasarkan pengalaman sebelumnya, bila angin kencang terjadi di Jagong Jeged, berpotensi juga terjadi di Atu Lintang, Kute Panang, dan Kecamatan Bintang. Namun, kita berharap, musibah ini tak merembes ke kecamatan lain,” pungkas Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tengah, Thamrin Elasri.(my)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved