Gerhana Bulan Total 2018

Shalat Gerhana, Ini Asal Usul Perintahnya

Perintah shalat gerhana bermula dari kebiasaan orang Arab yang mengait-ngaitkan gerhana dengan kematian orang penting

Shalat Gerhana, Ini Asal Usul Perintahnya
SERAMBINEWS.COM/ZAINAL ARIFIN M NUR
Jamaah Shalat Gerhana Bulan di Masjid Al Makmur Lampriek, Banda Aceh, Rabu (31/1/2018) malam. 

SERAMBINEWS.COM – Sebuah fenomena alam yang berkaitan dengan ibadah, akan kembali terjadi pada, Sabtu (28/7/2018).

Sesuai pengkajian ilmu falak, gerhana bulan total terlama abad ini akan terjadi pada Sabtu (28/7/2018), mulai pukul 01.25-05.19 WIB.

Bila saat itu cuaca langit cerah, masyarakat Aceh akan bisa melihat gerhana bulan terakhir pada tahun ini dari awal hingga selesai dengan lama waktu tiga jam 54 menit atau hampir 4 jam.

Dengan demikian, dipastikan Aceh akan menjadi lokasi terbaik untuk pengamatan gerhana tersebut dibanding wilayah lain di Indonesia.

(Baca: Gerhana Bulan Total akan Terlihat di Langit Aceh Hampir 4 Jam)

(Baca: Gerhana Bulan Terlama Abad ini, Kemenag Aceh Siapkan 8 Teleskop, Ini Jadwal dan Lokasi Pemantauan)

Secara ilmu pengetahuan (sains) gerhana adalah fenomena astronomi yang terjadi apabila sebuah benda angkasa bergerak ke dalam bayangan sebuah benda angkasa lain.

Dikutip dari Wikipedia.org, istilah gerhana umumnya digunakan untuk gerhana Matahari ketika posisi Bulan terletak di antara Bumi dan Matahari, atau gerhana bulan saat sebagian atau keseluruhan penampang Bulan tertutup oleh bayangan Bumi.

Namun, gerhana juga terjadi pada fenomena lain yang tidak berhubungan dengan Bumi atau Bulan, misalnya pada planet lain dan satelit yang dimiliki planet lain.

Khusus bagi umat Islam, gerhana tidak hanya sekedar fenomena alam biasa. Tapi ada perintah beribadah saat peristiwa ini terjadi.

Bagi umat muslim yang mengetahui atau melihat terjadinya gerhana bulan ataupun matahari, maka disunnahkan untuk melakukan salat Khusuf atau Kusuf (shalat gerhana).

Berdasarkan literatur, Islam adalah satu-satunya agama yang menganjurkan umatnya melaksanakan ibadah (shalat) saat gerhana terjadi.

Halaman
1234
Penulis: Zainal Arifin M Nur
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved