Mantan Kombatan GAM, Syech Muharram: Nanti Akan Ada Pertemuan Lebih Besar

"Tadi malam itu pertemuan perdana. Jumlah yang ikut juga terbatas, hanya untuk mengambil keputusan bersama,"

Mantan Kombatan GAM, Syech Muharram: Nanti Akan Ada Pertemuan Lebih Besar
Pertemuan sejumlah mantan kombatan dan tokoh GAM di The Pade Hotel, Aceh Besar, pada Sabtu (28/7/2018) malam 

Laporan Yocerizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Mantan Panglima GAM wilayah Aceh Besar, Muharram Idris alias Syekh Muharram, menyampaikan akan ada pertemuan lebih besar sebagai tindak lanjut dari pertemuan sejumlah mantan kombatan dan tokoh GAM di The Pade Hotel, Aceh Besar, pada Sabtu (28/7/2018) malam.

"Nanti akan ada pertemuan lebih besar membahas berbagai persoalan teknis untuk mempersatukan kembali para mantan kombatan dan tokoh GAM," kata Syekh Muharram saat dihubungi Serambinews.com, Minggu (29/7/2018).

Syekh Muharram ikut hadir dalam pertemuan pada Sabtu malam itu. Ia termasuk yang menjembatani komunikasi dengan para pihak, sehingga akhirnya berhasil mempertemukan sejumlah mantan Panglima dan tokoh GAM di Aceh dan Swedia.

Baca: Mantan Kombatan dan Tokoh GAM Gelar Pertemuan Tadi Malam, Ada Apa?

"Tadi malam itu pertemuan perdana. Jumlah yang ikut juga terbatas, hanya untuk mengambil keputusan bersama," ungkapnya.

Seperti diberitakan, mereka yang hadir dalam pertemuan itu antara lain Juru Bicara GAM di Swedia Bakhtiar Abdullah, Ketua dan wakil Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Muzakir Manaf dan Kamaruddin Abubakar (Abu Razak).

Selain itu, M Nur Djuli dan Munawar Liza Zainal selaku mantan anggota tim perunding GAM di Helsinki, dan anggota tim perunding GAM semasa CoHa, Amni Bin Ahmad Marzuki.

Baca: Hormati Proses Hukum, Jaga Perdamaian Aceh

Beberapa mantan panglima GAM di daerah juga hadir, seperti Syekh Muharram dari Aceh Besar, Sarjani dan Aiyyub Abbas dari Pidie dan Pidie Jaya, Zulkarnaini (Tengku Ni) dari Pasee, Muslim Hasballah dari Aceh Timur, demikian juga Tengku Rani dan Helmi dari Aceh Tamiang, serta Darwis Djeunib dan Husaini M Amin (Tengku Batee) dari Batee Iliek.

Munawar Liza yang dihubungi Serambinews.com, mengungkapkan, pertemuan itu merupakan pertemuan silaturrahmi untuk penguatan perdamaian Aceh.

"Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan," ungkap Munawar Liza.(*)

Penulis: Yocerizal
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved