Puluhan Penumpang Meninggal Setelah Bus yang Ditumpangi Anak-anak Terkena Serangan di Yaman

"Di bawah hukum kemanusiaan internasional, warga sipil seharusnya terlindungi selama konflik,"

Puluhan Penumpang Meninggal Setelah Bus yang Ditumpangi Anak-anak Terkena Serangan di Yaman
BBC Indonesia
Tenda resepsi pernikahan di Yaman terkena serangan udara dan menyebabkan 130 orang tewas. 

SERAMBINEWS.COM - Sebuah bus yang sarat penumpang, termasuk anak-anak, terkena serangan saat melintas di wilayah yang dikuasai pemberontak di Yaman utara, Kamis (9/8/2018).

Melansir dari AFP, puluhan orang dilaporkan meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka akibat serangan yang diyakini dilancarkan pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi.

"Menyusul serangan yang terjadi pada pagi tadi, yang mengenai sebuah bus yang membawa anak-anak di Pasar Dahyan, utara Saada, sebuah rumah sakit menerima puluhan korban tewas dan terluka," kata Komite Internasional Palang Merah, dalam pernyataannya.

Baca: Shalat Tarawih Sepanjang Malam di Kota Tarim Yaman, Bergilir Mulai dari Isya Hingga Menjelang Sahur

"Di bawah hukum kemanusiaan internasional, warga sipil seharusnya terlindungi selama konflik," tambah pernyataan tersebut.

Stasiun televisi pemberontak Houthi, Al Masirah dalam pemberitaannya melaporkan, korban akibat serangan tersebut berjumlah 39 orang tewas dan 51 luka-luka, dengan sebagian besar adalah anak-anak.

Sebuah pasukan tempur Koalisi Arab Saudi di Yaman mengklaim telah melancarkan serangan mematikan di wilayah yang dikuasai pemberontak di utara pada Kamis.

Baca: Israel Tutup Paksa Rumah Sakit yang Merawat Korban Konfilk Suriah

Namun mereka menyebut serangan militer yang dilakukan adalah tindakan sah dan menargetkan elemen yang bertanggung jawab terhadap serangan misil ke kota Jizan di Arab Saudi pada Rabu (8/8/2018).

Dalam pernyataannya, pasukan koalisi tersebut tidak secara spesifik menyebut target yang diserang.

Sementara Organisasi Anak-anak PBB, UNICEF, mengatakan sangat prihatin dengan laporan awal yang menyebut adanya korban anak-anak dalam sebuah serangan di Yaman.

Pasukan koalisi yang dipimpin Arab Saudi mengintervensi konflik di Yaman sejak 2015.

Baca: Tank Karrar Iran Diklaim Lebih ‘Sakti’ Dibandingkan Tank AS dan Rusia, Siap Merajai Perang di Darat

Mereka mencoba memulihkan pemerintah yang diakui internasional yang diusir pemberontak dari ibu kota Sanaa.

Konflik di Yaman telah menyebabkan hampir 10.000 orang tewas, mendorong PBB menyebutnya sebagai krisis kemanusiaan terburuk di dunia.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Bus Sarat Penumpang Anak-anak Terkena Serangan di Yaman, Puluhan Tewas

Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help