Badruzzaman Ismail: "Watee Tes Beut Quran Meuhambo Mandum, karena Hana To Ngon Meunasah"

Ketua MAA, Badruzzaman Ismail menjadi pembicara pertama. Dalam paparannya, dia menjelaskan banyak hal mengenai adat dan mukim di Aceh.

Badruzzaman Ismail:
SERAMBINEWS.COM/MASRIZAL
Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Badruzzaman Ismail menjadi pembicara pada seminar 'Beudoh Gampong' dalam rangka Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) VII di Aula BPBA, Banda Aceh, Sabtu (11/8/2018). 

Laporan Masrizal I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Yayasan Beudoh Gampong menggelar seminar 'Beudoh Gampong' dalam rangka Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) VII di aula BPBA, Banda Aceh, Sabtu (11/8/2018).

Acara itu menghadirkan pembicara yaitu, Ketua Majelis Adat Aceh (MAA), Badruzzaman Ismail, mantan Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Farid Wajdi Ibrahim, dan T Abdullah Sanny, penggagas Yayasan Beudoh Gampong yang juga akademisi.

Dalam kesempatan itu, Ketua MAA, Badruzzaman Ismail menjadi pembicara pertama. Dalam paparannya, dia menjelaskan banyak hal mengenai adat dan mukim di Aceh.

Badruzzaman juga menyampaikan simbolis pembangunan kultural Aceh yaitu fungsi menasah.

"Di mana ada orang Aceh, ada gampong dan di setiap gampong disitu ada meunasah (mushalla)," katanya.

Baca: VIDEO - Ragam Rumah Adat Aceh di PKA 7

Baca: Modal Rp 100 Juta, Masih Cukupkah Beli Mobil di GIIAS?

Baca: Ini Hasil Akhir Voting Capres-Cawapres Versi ILC dan Iwan Fals, PraSan Unggul Jauh dari JokMar

 

Dia menyatakan, menasah di Aceh multifungsi, mulai dari tempat berkumpul dan tempat tidur anak muda, menjamu tamu, mengaji, musyawarah, dakwah, dan asah otak (diskusi).

Badruzzaman kemudian menyindir ketika banyak orang Aceh yang tidak mampu membaca Alquran, bisa jadi mereka jauh dari meunasah.

"Maka jih watee tes beut meuhambo mandum. Karena hana to dengon meunasah (makanya waktu uji mampu baca Alquran gugur semuanya)," katanya.(*)

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help