Ini Pesan yang Dititipkan Muhammadiyah Kepada Prabowo-Sandiaga Uno

Jangan sampai terdapat kebijakan-kebijakan pemerintah yang bertentangan dengan nilai-nilai dasar dan luhur yang hidup dalam jati diri bangsa

Ini Pesan yang Dititipkan Muhammadiyah Kepada Prabowo-Sandiaga Uno
Bakal Capres Prabowo Subianto dan Cawapres Sandiaga Uno menyambangi Kantor Pusat Dakwah Muhammadiyah di Jakarta. Kedatangan Prabowo disambut Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Muti(Kompas.com/Rakhmat Nur Hakim) 

SERAMBINEWS.COM - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menitipkan pesan kepada pasangan bakal capres dan bakal cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk membangun Indonesia.

Pada poin pertama, Haedar menyatakan, Muhammadiyah menginginkan agama, Pancasila, dan kebudayaan luhur Indonesia menjadi inspirasi dalam mewujudkan kebijakan strategis negara

"Jangan sampai terdapat kebijakan-kebijakan pemerintah yang bertentangan dengan nilai-nilai dasar dan luhur yang hidup dalam jati diri bangsa Indonesia tersebut, seraya menghindari primordialisme SARA yang dapat meruntuhkan keutuhan, persatuan," kata Haedar saat membacakan rekomendasi itu di Kantor Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, Senin (13/8/2018).

Baca: Ini Hasil Akhir Voting Capres-Cawapres Versi ILC dan Iwan Fals, PraSan Unggul Jauh dari JokMar

Kedua, Muhammadiyah meminta Presiden terpilih ke depan menegakkan kedaulatan negara di bidang politik, ekonomi, dan budaya termasuk dalam pengelolaan sumber daya alam melalui kebijakan yang pro rakyat dan mengutamakan hajat hidup bangsa.

Ketiga, Muhammadiyah menginginkan Presiden dan Wakil Presiden terpilih mengatasi kesenjangan sosial dan konomi secara progresif dengan kebijakan yang berani, khususnya menghadapi sekolompok kecil yang menguasai ekonomi dan kekayaan Indonesia.

Pada poin keempat, Muhammadiyah menyatakan pemerintahan ke depan harus menjadikan rekonstruksi pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia sebagai prioritas penting dalam kebijakan.

Baca: Undang Rocky Gerung di ILC, Karni Ilyas Mengaku Dapat Tekanan

Berikutnya, pada poin kelima, Muhammadiyah meminta pemerintah mereforrmasi birokrasi dengan progresif dan sistemik agar tak disandera oleh kepentingan-kepentingan politik partisan dari para pejabat pemerintahan maupun partai politik dan golongan.

"Terakhir, melaksanakan politik luar negeri yang bebas aktif dan berdaulat dalam negeri, sebagai kekuatan strategis di dunia Islam dalam melindungi kepentingan serta menjadikan Indonesia selaku negara dengan penduduk muslim terbesar," tutur Haedar.

Pesan tersebut juga telah disampaikan kepada Presiden Joko Widodo saat Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir berkunjung ke Istana Kepresidenan di Jakarta, Senin (6/8/2018).(*)

Baca: Jadi Cawapres di Pilpres 2019, Ini Perbandingan Harta Kekayaan Maruf Amin dan Sandiaga Uno

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Kepada Prabowo, Muhammadiyah Titip Pesan yang Sama Seperti ke Jokowi

Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help