Over Kapasitas, 10 Sel di Lapas Kelas II B Kutacane Dihuni 394 Orang

Kondisi ini tentu sangat menyedihkan, karena Lapas itu dihuni narapidana dan tahanan 394 orang.

Over Kapasitas, 10 Sel di Lapas Kelas II B Kutacane Dihuni 394 Orang
Ilustrasi Penjara Sesak | daily mail 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II B Kutacane, Aceh Tenggara, over kapasitas.

Kondisi ini tentu sangat menyedihkan, karena Lapas itu dihuni narapidana dan tahanan 394 orang.

Seharusnya, Lapas itu dihuni 75 orang di 10 sel tahanan.

Kepala Lapas Kelas II B Kutacane, Ngadi SH, kepada Serambinews. com, Selasa (14/8/2018) mengatakan, saat ini kondisi Lapas Kelas II B Kutacane over kapasitas dengan jumlah napi/tahanan mencapai 394 orang.

Baca: Kakanwil Kumham Aceh: Penambahan Blok Solusi Atasi Over Kapasitas di Rutan

Kondisi ini menyedihkan karena mereka tidur sudah berimpit-impitan dan persoalan over kapasitas Lapas tersebut telah disampaikan kepada anggota Komisi III DPR-RI dan mereka telah memperjuangkannya.

"Tapi, kita harus bersabar walaupun belum terealisasi," katanya.

Sementara itu, Bupati Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Aceh Tenggara, M Saleh Selian, mengatakan, kondisi Lapas Kelas II B Kutacane sudah sangat tidak layak dihuni bagi ratusan warga binaan atau napi/tahanan.

Baca: Rutan Blangkejeren Over Kapasitas, Muatan 5 Orang Dihuni 13 Sampai 17 Napi

Lapas tersebut telah over kapasitas dan menimbulkan "sesak" akibat tidur yang berhimpitan di dalam sel.

Ini harus jadi perhatian serius dari pihak DPR-RI agar lapas tersebut layak dihuni bagi para napi di bumi sepakat segenap.

"Lapas jangan terkesan jadi tempat hukuman.Tapi, pembinaan bagi yang bersalah," jar M Saleh Selian.

Hal lain diutarakan, pembina LSM Satyapila Aceh Tenggara, Dr Nasrulzaman.

Menurut dia, Lapas Kelas II B Kutacane adalah intansi vertikal dibawah Kanwilkum HAM Provinsi Aceh dan kondisinya saat ini sangat memprihatinkan.

"Kita harus melobi ke Komisi III DPR -RI sebagai mitra kerja agar anggaran di Kementerian Hukum dan HAM dapat dialokasikan untuk pembangunan Lapas Kelas II B Kutacane yang telah over kapasitas dan tidak layak dihuni bagi napi tersebut," pungkas Dr Nasrulzaman. (*)

Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help