Keluarga Helmiadi Tinggal di Rumah Darurat

Sejak beberapa bulan terakhir, Helmiadi (46), warga Kaye Aceh, Kecamatan Lembah Sabil

Keluarga Helmiadi Tinggal di Rumah Darurat
Kepala Baitul Mal Abdya, Wahyudi Satria berfoto bersama Helmiadi bersama istri dan anaknya di depan rumah Helmiadi sesuai melakukan verifikasi bedah rumah program Baitul Mal Abdya, Selasa (14/8) 

* Baitul Mal Abdya Janji Beri Bantuan

BLANGPIDIE - Sejak beberapa bulan terakhir, Helmiadi (46), warga Kaye Aceh, Kecamatan Lembah Sabil, Kabupaten Aceh Barat Daya bersama istri dan dua anaknya hidup dalam rumah darurat di desa setempat.

Sebelum tinggal di rumah dengan dinding seng dan beratapkan daun pelapah rumbia itu, Helmiadi sering tinggal dan menumpang tidur di rumah warga. Namun dalam bebebapa waktu terakhir, Helmi berinisiatif membangun rumah untuk tempat istirahat bersama istri dan dua anaknya yang masih balita.

Menurut pengakuannya, sejak menderita stroke, tepatnya sebelum Ramadhan lalu, langkah Helmiadi terhenti untuk mengais rizeki. Dia harus beristirahat dan terbaring di tempat tidur. Kini, Nurlaili sang istri harus siap untuk menjadi tulang punggung keluaga untuk membiayai hidup dua anaknya.

Namun kini, mimpi Helmi memiliki rumah layak huni akan terkabul. Kepala Baitul Mal Abdya Wahyudi Satria bersama tim verifikasi telah turun dan melihat kondisi rumahnya. Bahkan, Wahyudi awalnya tidak percaya, bahwa rumah yang akan diverifikasi itu adalah tempat tinggal Helmiadi bersama anaknya. Selain lokasinya yang berada di bawah kaki gunung di sungai Krueng Baru, juga ukurannya sangat kecil.

“Iya, awalnya saya tidak percaya itu rumah,” ujar Wahyudi Satri seusai melakukan verifikasi rumah tidak layak huni di sejumlah lokasi. Menurutnya Helmiadi sangat layak mendapat bantuan bedah rumah Program Baitul Mal Abdya sebesar Rp 17 juta. Bahkan, pihaknya berjanji dalam waktu dekat akan segera membedah rumah tersebut.

“Pasca stroke itu, dia tidak bisa bicara, hanya bisa (memberikan isyarat) menangis dan tersenyum, saat mendengar cerita sedih dan senang,” sebutnya. Bahkan, Wahyudi berjanji akan mencari donatur lain, bagi masyarakat yang ingin membantu Helmi dan anaknya yang memiliki prestasi dan semangat belajar yang tinggi.

“Beliau sangat butuh uluran tangan kita. Bagi masyarakat ingin berpartisipasi untuk membantu, boleh datang ke Baitul Mal, atau bisa menghubungi nomor kami 082160009119, kita siap menerima bantuan bentuk uang dan juga material,” sebutnya.

Wahyudi mengaku, sejauh ini selain mendapat bantuan rehab rumah, Helmi juga mendapat zakat kategori fakir. “Kalau bantuan lain, tidak tahu. Kalau tahun kemarin, zakat dari Baitul Mal ada kita salurkan, baru itu yang mereka terima,” sebutnya.(c50)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved