Seorang Pemuda di Aceh Utara Tusuk Ayah dan Abang Kandungnya Pakai Pecahan Botol

Insiden berdarah ini terjadi di Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, Kamis (30/8/2018) sekitar pukul 19.00 WIB.

Seorang Pemuda di Aceh Utara Tusuk Ayah dan Abang Kandungnya Pakai Pecahan Botol
IST
Korban penusukan anak kandungnya saat dirawat di Rumah Sakit Kasih Ibu Lhokseumawe, Kamis (30/8/2018). 

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Ri (25), pemuda yang dilaporkan mengalami keterbelakangan mental, menusuk ayah dan abang kandungnya menggunakan pecahan botol.

Insiden berdarah ini terjadi di salah satu desa dalam Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, Kamis (30/8/2018) sekitar pukul 19.00 WIB.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, melalui Kapolsek Muara Batu Iptu Bukhari Gamcut, menjelaskan, saat itu Ri keluar dari kamarnya dan meminta foto "Si Nyak".

Karena keluarganya tidak mengetahui apa pemerintahan Ri, sehingga tidak bisa memenuhinya. Setelah itu Ri pun mengamuk.

Personel Polisi Ditusuk di Aceh Utara, Terdengar Suara Tembakan, Senjata Hilang 

Awalnya dia memecahkan kaca jendela kamarnya. Lalu mengambil botol sirup dan memecahkannya.

Selanjutnya, ujung botol ditusuk ke ayahnya, Zulkifli (65) yang sedang duduk. Hingga Zulkifli mengalami dua luka tusukan di punggung sebelah kiri dan lengan kanan.

Melihat aksi Ri, abang kandungnya, Samsul Bahri (35) berusaha melerai. Tapi ia pun terkena tusukan di bagian geraham kiri dan dada kiri.

Ini Imbauan Polisi terhadap Dua Pelaku Penikam Bripka Anumerta Faisal yang Kabur

Iptu Bukhari menambahkan, tidak lama setelah kejadian, pihaknya mendapatkan laporan sehingga langsung menuju lokasi.

Kedua korban langsung dievakuasi ke rumah sakit. Sedangkan Ri sementara ini diamankan di mapolsek.

"Ri tidak bisa kita mintai keterangan karena sesuai informasi keluarganya memang mengalami keterbelakangan mental. Pihak keluarga pun tidak membuat laporan. Jadi sementara ini, Ri hanya diamankan saja," demikian Iptu Bukhari Gamcut.(*)

Penulis: Saiful Bahri
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help