Al Urwatul Wutsqa Juara LSN

Kesebelasan Al Urwatul Wutsqa Aceh Utara tampil sebagai juara pertama Liga Santri Nusantara (LSN) Regional Sumatera

Al Urwatul Wutsqa Juara LSN
PEMAIN Al Urwatul Wutsqa melalukan selebrasi usai tampil sebagai juara pertama LSN Regional Sumatera 1 Aceh Tahun 2018, di Stadion Krueng Mane, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, Senin (10/9) petang. 

* Bantai Darul Muta’allimin 5-0

LHOKSUKON - Kesebelasan Al Urwatul Wutsqa Aceh Utara tampil sebagai juara pertama Liga Santri Nusantara (LSN) Regional Sumatera 1 Aceh Tahun 2018. Prestasi itu dicapai Rahmat ‘Kopral’ Riski dkk setelah membantai tim Darul Muta’allimin Pidie Jaya, 5-0, pada final di Stadion Krueng Mane, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, Senin (10/9) petang.

Partai puncak yang disaksikan 2.000-an penonton tersebut berjalan timpang. Pasalnya, Darul Muta’allimin tak hanya kalah dalam penguasaan bola, tapi dalam waktu pertandingan 2x35 menit tak satupun serangan mereka membahayakan gawang Al Urwatul Wutsqa yang dikawal Muhammad Ambiya. Karena itu, tak heran bila anak-anak Pidie Jaya menjadi bulan-bulanan skuad Aceh Utara.

Al Urwatul Wutsqa yang ditukangi duet pelatih Samsul Bahri Papi-Ikhsan Zulkifli tak butuh waktu lama untuk memulai pesta gol ke gawang Darul Muta’allimin yang dijaga Mahfud. Saat laga baru berjalan 15 menit, el capiten Al Urwatul Wutsqa, Rahmat ‘Kopral’ Riski sudah merobek jala Darul Muta’allimin. Gol itu tercipta setelah Rahmat melalui solo run melewati lima pemain lawan.

Unggul 1-0, skuad yang bermarkas di Krueng Mane ini makin semangat membombardir pertahanan Darul Muta’allimin yang diisi Izkil, Muksal, dan Afzal. Benar saja, dua menit berselang Al Urwatul Wutsqa yang dimanajeri Zulfadli Adek ini mampu menambah kemenangan menjadi 2-0 berkat sepakan keras Mulia Riski setelah menerima umpan matang dari Ilham. Skor itu bertahan hingga jeda.

Sesaat setelah peluit babak kedua dilengkingkan wasit Muhammad Amin SPd dari Askab PSSI Aceh Utara, talenta muda Al Urwatul Wutsqa semisal Arif Munandar, M Halim, M Haiqal Aqsa, Muhammad Mikail kembali tancap gas. Hasilnya, pada menit 36 tendangan keras Ilham dari sektor kiri gawang lawan menembus jala Pidie Jaya. Skor pun berubah menjadi 3-0.

Setelah gol itu, anak-anak Darul Muta’allimin seperti Nanda, Muji, Riki, dan Bulkaini berusaha memasuki kotak terlarang lawan. Tapi, sigapnya barisan bawah Al Urwatul Wutsqa yang dikoordinir Adam, Qismullah, dan Revi Ajral Saputra membuat si kulit bundar jarang sampai ke gawang mereka. Malah, di waktu sisa, pasukan Aceh Utara berhasil menambah dua gol untuk melengkapi kemenangan menjadi 5-0.

Dua gol terakhir kubu Al Urwatul Wutsqa masing-masing dicetak M Haiqal Aqsa pada menit 48 dan Mulia Riski pada menit 65.

Sebagai juara pertama, Al Urwatul Wutsqa berhak atas piala bergilir dari Gubernur Aceh, piala tetap, dan uang pembinaan Rp 5 juta. Mereka juga akan mewakili Aceh ke LSN tingkat nasional di Solo, Jawa Tengah, awal Oktober mendatang. Kebahagiaan Al Urwatul Wutsqa bertambah lagi setelah dua andalannya yaitu Rahmad Riski dan Mulia Riski terpilih pemain terbaik dan topskor. Atas gelar pribadi itu, Rahmad dan Mulia masing-masing mendapat piala tetap plus uang pembinaan Rp 1 juta. Mulia juga menerima hadiah tambahan sepasang sepatu bola Adidas dari Syakir Sulaiman, mantan pemain timnas Indonesia asal Krueng Mane.

Sementara bagi skuad Darul Muta’allimin dengan pelatih Iskandar dan Manajer Tgk Muslim SHI, hasil pahit tersebut membuat mereka harus puas sebagai runner-up. Sedangkan MUQ Langsa dan Babusalam ditetapkan sebagai juara tiga bersama.

Penutupan LSN itu turut dihadiri Wakil Ketua PWNU Aceh, Iskandar Zulkarnaen, Bupati Aceh Utara yang diwakili Asisten III, Dr Murthala, Kadispora Aceh Utara, Mawardi SPd, Wadanlanal Lhokseumawe, Letkol Ade Presetya, Ketua NU Aceh Utara, Tgk Zulfadli, Anggota Eksekutif Komite Asprov PSSI Aceh, Muhammad Amin Spd, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Manajer Al Urwatul Wutsqa Aceh Utara, H Zulfadhli Adek menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan timnya tampil sebagai juara pertama Liga Santri Nusantara (LSN) Regional Sumatera 1 Aceh Tahun 2018. Zulfadhli yang juga Local General Coordinator even tersebut juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung LSN tersebut hingga terlaksana dengan sukses sejak awal sampai akhir.

“Hasil ini adalah awal dari perjuangan kami untuk menuju LSN tingkat nasional di Solo, awal bulan depan. Karena itu, kami akan segera melakukan persiapan itensif sebelum berlaga di tingkat nasional. Kami mohon doa dan dukungan masyarakat Aceh, agar Al Urwatul Wutsqa bisa mencapai hasil terbaik di sana nanti,” ungkap Zulfadhli Adek yang juga anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Aceh.

LSN yang berlangsung sejak 1 September 2018 ditutup Kadispora Aceh yang diwakili Kabid Peningkatan, pengembangan, prestasi Olahraga, Saifullah MSi.(jal)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help