KIP Hapus 12.951 Pemilih Ganda

Komisi Pemilihan Independen (KIP) Aceh menghapus 12.951 pemilih ganda berdasarkan hasil verifikasi faktual

KIP Hapus 12.951  Pemilih Ganda
FOTO MEDIA CENTER KIP BANDA ACEH 
Ketua KIP Banda Aceh, Indra Milwady didampingi para anggota memimpin rapat pleno terbuka penetapan daftar pemilih tetap hasil perbaikan (DPT-HP) di kantor KIP setempat, Kamis (13/9). 

* Pemilih Aceh Jadi 3.441.039 Jiwa

BANDA ACEH - Komisi Pemilihan Independen (KIP) Aceh menghapus 12.951 pemilih ganda berdasarkan hasil verifikasi faktual yang dilakukan KIP kabupaten/kota di Aceh. Dengan dihapusnya pemilih ganda itu maka jumlah pemilih Aceh yang sebelumnya ditetapkan dalam daftar pemilih tetap (DPT) 3.453.990 pemilih menjadi 3.441.039 pemilih.

Penghapusan pemilih ganda itu ditetapkan oleh Komisioner KIP Aceh dalam Rapat Pleno Rekapitulasi dan Penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPT-HP) Pemilu 2019 di Hotel Mekkah Banda Aceh. Rapat yang dipimpin Wakil Ketua KIP Aceh, Tharmizi itu dihadiri oleh semua Komisioner KIP Aceh, personel KIP kabupaten/kota, Panwaslih, dan perwakilan partai politik.

Komisioner KIP Aceh, Agusni AH seusai rapat pleno itu mengatakan, penghapusan pemilih ganda itu dilakukan menyusul adanya rekomendasi Bawaslu RI dan data indikasi ganda yang dilakukan oleh partai politik. Selain itu juga berkenaan dengan surat edaran KPU RI Nomor 1033 tanggal 7 September 2018 perihal penyempurnaan DPT.

“Maka kemudian dalam rentang waktu selama tanggal 6-11 September kita lakukan pencermatan di lapangan sekaligus kita lakukan verfikasi faktual bersama petugas kita, KIP kabupaten/kota, bersama Panwaslih kabupaten/kota dan Panwascam, PPK hingga PPS dan PPL secara berjenjang,” katanya.

Dari hasil verifikasi faktual itu kemudian didapatkan indikasi pemilih ganda. “Dari 23 kabupaten/kota yang kita lakukan permbersihan indikasi ganda, kita dapatkan 12.951 pemilih yang dihapus dari DPT yang telah ktia tetapkan beberapa waktu lalu sebanyak 3.453.990. Sekarang menjadi DPT-HP sebanyak 3.441.039, artinya terjadi selisih 12.951 pemilih,” katanya.

Adapun rinciannya, lanjut Agusni, 6.258 pemilih laki-laki dan 6.713 pemilih perempuan.

Ditanya tentang kabupaten mana paling dominan terdapat pemilih ganda, Agusni tak merincikan. Namun, hasil pengurangan jumlah DPT dengan DPT-HP yang dilakukan Serambi tadi malam, Aceh Timur kabupaten paling banyak terdapat pemilih ganda, sebanyak 2.491 orang disusul Aceh Besar 1.558, Aceh Utara 1.539, Aceh Selatan 1.199, dan Aceh Tengah 1.118.

Sementara itu, sejumlah kabupaten/kota lain, amatan Serambi tak mencapai 1.000 orang. “Ini memang hampir secara bersamaan ada pemilih ganda yang kita temukan, secara menyeluruh tidak ada yang terlalu dominan tetapi hampir di semua kabupaten kita dapatkan,” ujar Agusni.

Dia jelaskan, ganda yang didapati di lapangan adalah ganda identik, ganda NIK, hingga ganda nama. Ganda identik artinya mulai dari nama, alamat, tanggal lahir, status, dan hal lainnya itu sama. “Yang ganda identik ini langsung kita coret atau kita hapus. Ada juga ganda nama, tapi NIK berbeda, ada ganda NIK tapi nama beda. Inilah yang kita lakukan verifikasi di lapangan,” pungkasnya. (dan)

rekap daftar pemilih tetap hasil perbaikan (DPT-HP)
* Aceh Selatan (156.480)
* Aceh Tenggara (148.426)
* Aceh Timur (281.673)
* Aceh Tengah (132.647)
* Aceh Barat (132.162)
* Aceh Besar (258.428)
* Pidie (296.146)
* Aceh Utara (417.766)
* Simeulue (57.909)
* Aceh Singkil (64.330)
* Bireuen (301.028)
* Aceh Barat Daya (97.228)
* Gayo Lues (61.715)
* Aceh Jaya (61.119)
* Nagan Raya (117.536)
* Aceh Tamiang (188.369)
* Bener Meriah (100.669)
* Pidie Jaya (108.896)
* Banda Aceh (145.117)
* Sabang (24.613)
* Lhokseumawe (125.061)
* Langsa (109.991)
* Subulussalam (53.730)
Total (2.441.039)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved