Kaum Ibu Hadang Wisatawan yang Datang ke Pantai Keutapang Mameh Idi Rayeuk

Banyak pengunjung non-muhrim mandi berdua-duan, berpakaian ketat, dan melakukan perbuatan yang terindikasi melanggar syariat Islam.

Kaum Ibu Hadang Wisatawan yang Datang ke Pantai Keutapang Mameh Idi Rayeuk
SERAMBINEWS.COM/SENI HENDRI
Kaum ibu di Gampong Keutapang Mameh, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur, menghadang warga yang hendak berwisata ke Pantai Keutapang Mameh, Minggu (16/9/2018). 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Massa yang didominasi kaum ibu di Gampong Keutapang Mameh, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur, menghadang warga yang hendak berwisata ke Pantai Keutapang Mameh di gampong tersebut, Minggu (16/9/2018).

Amatan Serambinews.com, kaum ibu mendirikan tenda di jalan masuk ke pantai dan menghentikan setiap kendaraan pengunjung yang datang.

Saat menghentikan kendaraan, kaum ibu tersebut memberitahukan bahwa pantai tersebut ditutup untuk wisata dan meminta pengunjung pulang.

“Gara-gara pantai itu dibuka selama ini, teungku imum (imam) kami mengundurkan diri karena tak mau menanggung dosa para pengunjung yang mengabaikan aturan syariat Islam,” kata perwakilan ibu-ibu yang meminta tak disebutkan namanya, kepada Serambinews.com.

VIRAL! Ikut Karyawisata Sekolah, Remaja Ini Tak Sengaja Bertemu Ayahnya di Penjara

Menurut warga setempat, selama ini Pantai Keutapang Mameh memang sudah ditutup dengan dipasangi papan bertuliskan "Pantai Ditutup". Tapi pengunjung tetap ramai datang berwisata ke pantai itu.

Banyak pengunjung yang non-muhrim mandi berdua-duan, berpakaian ketat, dan melakukan perbuatan yang terindikasi melanggar syariat Islam.

Dua Sisi Pelaksanaan Syariat Islam di Aceh

"Gara-gara itu teungku imum kami mengundurkan diri, tak ada teungku lain yang mau menggantikannya jika pantai itu masih dibuka. Karena itu, hari ini kami lakukan ini agar tgk imum kami mau kembali menjabat," kata perwakilan ibu-ibu itu.

Amanah ulama

Sementara itu, Keuchik Keutapang Mameh, Julifuadi kepada Serambinews.com mengatakan, berdasarkan hasil musyawarah bersama disepakati Pantai Keutapang Mameh ditutup.

Tabrakan Sepeda Motor dengan Mobil Terjadi di Aceh Timur, Satu Meninggal, Anak 12 Tahun Patah Tangan

Namun sejak sebulan terakhir, wisatawan yang berkunjung tidak dilarang, sehingga semakin hari semakin ramai yang datang.

“Nah karena bebasnya orang datang, teungku imum yaitu Tgk Abdul Hadi yang juga pimpinan Dayah Tarbiyatul Atfal mengundurkan diri," kata Julifuadi.

Dulu Disiksa Majikan Hingga Nyaris Lumpuh, Mantan TKI Asal Ngawi Ini Akhirnya Meraih Impiannya

Pantai Keutapang Mameh ditutup sesuai kesepakatan bersama, merujuk kepada amanat dari ulama Aceh di gampong setempat yaitu Abu Di Keutapang Mameh, yang telah mengamanahkan agar tidak meramaikan pantai tersebut.

“Setiap amanah ulama tentu didasari sesuatu hal. Karena itu kita mendukung aspirasi masyarakat ini yang mengharapkan agar pantai ini ditutup,” ungkap Julifuadi.

Juli mengatakan selaku perwakilan pemerintah di gampong tetap mendukung wacana Pemkab Aceh Timur membuka wisata pantai Islami. Tapi program tersebut, diharapkan harus sinergi dan mengakomodir aspirasi masyarakat di lokasi objek wisata.(*)

Penulis: Seni Hendri
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help