Mahathir Mohamad Bertekad Kurangi Utang Malaysia Rp 3.500 Triliun Hanya Dalam Waktu 2 Tahun

Kemudian, dia juga mempromosikan negara-negara asing agar menginvestasikan uangnya ke Negeri "Jiran" secara langsung.

Mahathir Mohamad Bertekad Kurangi Utang Malaysia Rp 3.500 Triliun Hanya Dalam Waktu 2 Tahun
PM Malaysia, Mahathir Mohamad.(AFP/KAZUHIRO NOGI) 

SERAMBINEWS.COM - Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamadberkata, dia mempunyai niat untuk mengurangi utang dalam dua tahun ke depan.

Berbicara dalam forum Asia Society, setelah kembali berkuasa pasca-absen 15 tahun, Mahathir bertekad memulihkan ekonomi dan kesejahteraan warga Malaysia.

"Karena saya sudah di pemerintahan, maka fokus saya adalah menyelesaikan masalah yang dibuat pemerintah terdahulu," ujar dia dilansir Channel News Asia Jumat (28/9/2018).

PM berusia 93 tahun itu menjelaskan, pemerintahan Najib Razak telah meminjam uang hingga utangnya mencapai 1 triliun ringgit, sekitar Rp 3.597 triliun.

Baca: Kelangkaan Solar di Abdya Makin Menjadi-jadi, Kadin: Hambat Aktivitas Pembangunan dan Perekonomian

Mahathir mengaku dia sangat terkejut dengan utang Malaysia sudah melebihi GDP.

Menurut dia, seharusnya negara tak boleh berutang melebihi kemampuannya.

"Sangat sulit tentunya bagi kami. Namun, saya yakin kami bisa menguranginya dalam satu atau dua tahun ke depan," papar dia.

Salah satu upaya mengurangi utang itu adalah dengan meninjau dan membatalkan sejumlah proyek yang dianggap menghamburkan dana besar.

Baca: BMKG Cabut Peringatan Tsunami Usai Gempa 7,7 SR di Sulawesi Tengah, Gempa Susulan 6,1 SR

Salah satu jalur kereta East Coast yang digarap China, serta proyek jalur pipa gas Trans-Sabah. Dari penuturan Mahathir, saat ini pemerintah masih melakukan negosiasi.

"Mereka memang tidak senang. Namun menurut saya mereka juga tidak berada dalam posisi yang kuat," imbuh PM yang pernah berkuasa di periode 1981-2003 itu.

Halaman
12
Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved