Pemuda Pecahkan Pintu Disdukcapil Pidie

Pemuda berinisial BM (31), warga Cot Teunong, Kecamatan Glumpang Minyeuk, Jumat (28/9) sekitar pukul 09.00 WIB diamankan Polsek

Pemuda Pecahkan Pintu Disdukcapil Pidie
IST
Pecahan kaca berserakan di lantai Kantor Disdukcapil Pidie, Jumat (28/9/2018), akibat dipecahkan seorang pemuda yang hendak membuat KTP. 

* Saat Tak Dilayani Urus e-KTP

SIGLI - Pemuda berinisial BM (31), warga Cot Teunong, Kecamatan Glumpang Minyeuk, Jumat (28/9) sekitar pukul 09.00 WIB diamankan Polsek Kota Sigli karena memecahkan pintu kaca bagian samping Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Pidie.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Serambi kemarin, peristiwa itu terjadi saat pemuda BM datang sendiri ke Disdukcapil Pidie hendak membuat e-KTP. Saat itu, suasana di Disdukcapil Pidie mulai ramai dengan warga yang hendak membuat e-KTP, akta kelahiran, dan daftar KK, serta keperluan lainnya untuk masuk sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018. Sejumlah warga berjam-jam bersedia antre di dinas tersebut agar dapat dilayani.

Ketika warga menyesaki Disdukcapil Pidie, aktivitas di kantor itu terhenti karena petugas sedang melaksanakan gotong royong hari Jumat. Nah, pada saat itulah pemuda BM merasa tersinggung karena tak dilayani sehingga memicu kemarahannya. Tiba-tiba ia menghantam pintu kaca bagian kanan Disdukcapil Pidie.

Aksi perusakan itu membuat suasana Disdukcapil Pidie riuh, mengingat gedung tersebut baru beberapa hari ditempati dinas tersebut. Pemuda BM akhirnya diamankan anggota Polsek Kota Sigli.

Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar SIK, kepada Serambi, Jumat (28/9) mengatakan, pemuda BM tercatat warga Cot Teunong, Kecamatan Glumpang Minyeuk. Ia mengamuk karena merasa tak dilayani saat hendak membuat e-KTP oleh pegawai Disdukcapil Pidie. Saat itu, pelayanan di Disdukcapil Pidie sempat terhenti sejenak karena pegawai sedang bergotong royong.

“Anggota Polsek Kota Sigli mengetahui adanya kejadian di kantor itu dan langsung datang ke lokasi untuk mengamankan pemuda BM,” ujarnya.

Ia tambahkan, dari hasil pemeriksaan terhadap pemuda BM diketahui bahwa yang bersangkutan memiliki riwayat gangguan jiwa. Hal itu dibuktikan dengan surat medis dari RSUD Tgk Chik Di Tiro Sigli. “Sampai kini pelaku masih kita amankan,” pungkasnya.

Kadisdukcapil Pidie, Marzuki SH yang dikonfirmasi Serambi, Jumat (28/9) tidak berhasil karena ponselnya tidak aktif. Pesan singkat yang dikirim Serambi melalui WhatsApp belum ia balas. (naz)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved